Sleman

Godok Perbup, Angka Stunting di Kabupaten Sleman Ditargetkan Turun Jadi 1 Digit

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Pemkab Sleman menargetkan penurunan jumlah kasus stunting secara signifikan pada tahun i

Godok Perbup, Angka Stunting di Kabupaten Sleman Ditargetkan Turun Jadi 1 Digit
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mulai membahas rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Percepatan Penanggulangan Balita Sunting.

Pembahasan tersebut dilakukan pada Kamis (04/07/2019).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Pemkab Sleman menargetkan penurunan jumlah kasus stunting secara signifikan pada tahun ini.

Jajaran Pejabat Pemkab Sleman Bahas Perbup Penanggulangan Stunting

"Lewat Perbup tersebut, kami targetkan kasus stunting di Sleman turun menjadi satu digit," kata Joko di Restoran Parsley, Jalan Kaliurang, Sleman.

Berdasarkan data Dinkes Sleman, pada 2018 lalu kasus stunting mencapai 11 persen. Angka ini turun tipis dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 11,6 persen.

Menurut Joko, kasus stunting tertinggi terdapat di Kecamatan Prambanan, Moyudan, dan Seyegan.

Ia memperkirakan penyebab tingginya stunting di wilayah tersebut bukan hanya dari kecukupan gizi.

Pemkab Kulon Progo Tangani Stunting Secara Sistematis dan Terstruktur

"Bisa pula berasal dari pola pengasuhan, terutama pola hidup sejak bayi masih dalam kandungan," jelas Joko.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun berharap seluruh instansi turut mendorong turunnya kasus stunting di wilayahnya.

Menurutnya, penanggulangan stunting tidak bisa dilakukan oleh Dinkes sendiri yang memimpin sektor tersebut.

Ia berpendapat harus ada andil dari DP3AP2KB, DLH, Dinsos, dan lainnya.

"Jika Dinkes hanya bisa menangani 30 persennya, maka sisanya bisa dibantu oleh instansi lain," kata Muslimatun.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved