Bantul

GenBest Sasar Anak Muda untuk Cegah Stunting, Bantul Masuk 60 Prioritas Stunting

Kabupaten Bantul menjadi satu dari 60 kabupaten kota di Indonesia yang prioritas stunting.

GenBest Sasar Anak Muda untuk Cegah Stunting, Bantul Masuk 60 Prioritas Stunting
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul F
GenBest menyasar anak muda di Bantul untuk memahami stunting sejak awal, Kamis (4/7/2019) di Rumah Budaya Tembi. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kabupaten Bantul menjadi satu dari 60 kabupaten kota di Indonesia yang prioritas stunting.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI melalui Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menggelar sosialisasi GenBest (Generasi Bersih dan Sehat) di Rumah Budaya Tembi, Kamis (4/7/2019) pagi dengan menyasar anak-anak muda di Bantul untuk mengenal stunting.

Kepala Sub Direktorat Informasi dan Komunikasi Kesehatan, Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Marroli J. Indarto mengatakan, Kemenkominfo dalam hal ini menjadi koordinator nasional kampanye pencegahan stunting ini.

Katanya, sosialisasi ini sengaja ditujukan pada generasi muda khususnya remaja putri.

Belum Ada Listrik, Petani Bantul Usir Ulat Grayak Pakai Irigasi Kabut 

"Anak remaja putri harus mulai gizi seimbang karena mereka calon ibu yang akan punya anak. Dia harus tahu stunting dan bagaimana pencegahannya. Mereka juga aware dengan gadget, jadi mereka bisa menyebarkan ke lingkungan mereka," ujarnya.

Menurutnya, stunting tidak hanya masalah gizi tapi juga non gizi seperti sanitasi dan sebagainya.

"Juga masalah persepsi, agar orangtua lebih tahu dan mengakses informasi dan melakukan perbaikan gizi pada anaknya," tuturnya.

Di Bantul ada 10 desa yang menjadi prioritas stunting yakni Patalan, Canden, Terong, Argodadi, Triharjo, Triwidadi, Jatimulyo, Timbulharjo, Sendangsari, dan Trimulyo.

Spot Foto di Jogja, Bantul, Gunung Kidul, Sleman dan Kulon Progo

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul Arif Darmawan menambahkan, dari 10 desa tersebut masing-masing mengirimkan 5 kader kesehatan dari anak-anak muda dan para ibu muda.

"Masing-masing 5, jadi ada 50 peserta," katanya.

Arif juga menambahkan, pemerintah kabupaten Bantul khususnya Diskominfo juga turut membantu kampanye pencegahan stunting ini.

"Sebelumnya kampantmye serupa di Bantul juga pernah dilakukan oleh Dinas Kesehatan awal tahun ini. Kami juga turut membantu kali ini bersama Kemenkominfo," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved