Calon Jemaah Haji Disarankan Minum Air Putih Tiap Satu Jam Sekali Selama Berada di Tanah Suci

Penting agar calon jemaah haji mengenakan masker selama menjalankan ibadah haji.

Calon Jemaah Haji Disarankan Minum Air Putih Tiap Satu Jam Sekali Selama Berada di Tanah Suci
Tribun Jogja/ Kurniatul Hidayah
Ratusan calon jemaah haji Kota Yogyakarta melaksanakan pamitan haji di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (3/7/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 402 calon jemaah haji Kota Yogyakarta melakukan acara pamitan haji di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (3/7/2019).

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwama, menjelaskan bahwa calon jemaah haji harus bisa menjaga kesehatan, terlebih saat berada di tanah suci yang memiliki cuaca terik.

"Dikhawatirkan pada tengah tahun ini kondisi di sana sangat panas. Untuk mengantisipasi serangan panas maka antisipasinya adalah menghindari tempat yang terlalu panas dan kalau keluar pondok diharapkan membawa payung atau topi," ungkapnya di sela-sela acara Pamitan Haji.

Ia menambahkan bahwa penting agar calon jemaah haji mengenakan masker selama menjalankan ibadah haji.

Masker yang digunakan terlebih dahulu dibasahi menggunakan semprotan air agar menjaga kulit tidak sampai terbakar.

"Lalu juga gunakan alas kaki. Sebenarnya sepele, jemahan sering keluar masuk Masjid dan lupa menyimpan alas kaki. Harap dibawa dan disimpan saat masuk Masjid sehingga tidak kehilangan alas kaki dan menekan potensi terjadiny luka. Mengingat ibadah haji ini adalah ibadah fisik," tuturnya.

Lana juga mengingatkan bahwa calon jemaah haji harus memperhatikan asupan cairan dalam tubuh.

"Biasanya tidak akan terasa haus maka disarankan untuk setiap satu jam minum satu gelas air tanpa perlu menunggu haus agar terhindar dari dehidrasi," ujarnya.

Selain itu, Lana mengatakan untuk lansia jangan terlalu memaksakan diri dalam beribadah.

Mengingat keterbatasan tenaga yang ada, maka seandainya sudah lelah untuk mengerjakan ibadah sunah, maka para lansia ini bisa istirahat dan menyimpan tenaga untuk ibadah wajib.

"Sunah bagus, tapi wajib haji yang harus diperhatikan. Ibadah tidak hanya di Madinah karena ada Arofah dan Musdalifah yang membutuhkan stamina tinggi. Maka lansia jangan memaksakan diri untuk ibadah yang tidak wajib," ucapnya. (*)

Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved