Breaking News:

Beras Merah dan Hitam Produksi Sleman Disebut Lebih Pulen dan Berkualitas

Heru mengklaim beras merah dan hitam asal Sleman lebih pulen dan legit, dibandingkan dengan beras serupa dari daerah lainnya

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Kepala DP3 Sleman, Heru Saptono 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman menyatakan beras merah dan hitam yang sedang dikembangkan memiliki kualitas di atas rata-rata.

Pasalnya, kedua varietas tersebut tumbuh sangat subur di wilayah Pakem dan menjadi tumbuhan endemik di sana. Apalagi didukung dengan kualitas tanah yang baik.

"Wilayah sana kan tanahnya merupakan lapukan abu vulkanis Merapi, yang memang terkenal sangat subur," jelas Kepala DP3 Sleman Heru Saptono pada Selasa (02/07/2019) lalu.

Heru mengklaim beras merah dan hitam asal Sleman lebih pulen dan legit, dibandingkan dengan beras serupa dari daerah lainnya.

Beras hitam terutama mengandung antioksidan yang tinggi, mampu mereproduksi sel-sel tubuh yang rusak. Menurut Heru, beras hitam banyak dimanfaatkan untuk dunia kesehatan.

"Beras ini bahkan disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes," ungkap Heru.

Heru mengatakan pihaknya akan melakukan panen perdana beras merah dan hitam pada Selasa (09/07/2019) mendatang.

Bertepatan dengan pelaksanaan Pekan Daerah Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (PEDA-KTNA) DIY 2019.

Ke depan, DP3 Sleman akan mengembangkan lebih banyak bibit beras merah dan hitam.

Sekaligus lebih mengenalkan varietas tersebut ke masyarakat luas.

"Sebab banyak masyarakat yang belum familiar dengan beras tersebut," kata Heru.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved