Kulon Progo

Perangi Rentenir, Disdag Kulon Progo Inisiasi Pembentukan Koperasi Pedagang Pasar Tradisional

Dinas Perdagangan Kulon Progo berencana menggalakkan fasilitasi pembentukan koperasi simpan pinjam bagi para pedagang pasar.

Perangi Rentenir, Disdag Kulon Progo Inisiasi Pembentukan Koperasi Pedagang Pasar Tradisional
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Perdagangan Kulon Progo berencana menggalakkan fasilitasi pembentukan koperasi simpan pinjam bagi para pedagang pasar.

Hal ini untuk memerangi praktik rentenir yang berpotensi menjerat pedagang dengan hutang.

Koperasi simpan pinjam dipandang sebagai satu di antara solusi terbaik untuk mengatasi keberadaan rentenir di pasar tradisional.

Alih-alih meminjam uang dengan bunga tinggi kepada rentenir, pedagang bisa memanfaatkan koperasi tersebut untuk modal usaha.

Kampoeng Mataraman Olah Hasil Bumi Warga Jadi Berbagai Menu Menarik

"Pedagang juga terlibat langsung dalam koperasi sebagai pengelola dan mengurusi pembayaran iuran maupun bagi hasil," kata Kepala Dinas Perdagangan Kulon Progo, Iffah Mufidati pada Tribunjogja.com, Selasa (2//2019).

Dinas disebutnya juga siap menggandeng perbankan untuk meluncurkan program peminjaman dengan akses mudah dan bunga murah.

Pihaknya meminta perbankan tidak mempersulit birokrasi peminjamannya.

Pembentukan koperasi pedagang itu sudah diawali di Pasar Bela Beli Barteg (Barat Teteg) Wates.

Iffah meyakini pasar ini bisa menjadi percontohan bagi pasar tradisional lain di Kulon Progo terkait ketiadaan rentenir maupun aspek kebersihan dan keamanan.

Pemkab Kulon Progo Tangani Stunting Secara Sistematis dan Terstruktur

Adapun pasar-pasar yang sudah terlanjur dibayang-bayangi rentenir akan dipetakan dan dicari solusi terbaiknya sehingga kebiasaan meminjam uang ke rentenir perlahan bisa dikikir.

"Harapan kami semua ini bisa disengkuyung para pedagang karena ada manfaat yang bisa mereka peroleh dari tidak adanya rentenir di pasar,"kata Iffah.

Pengelola Pasar Bela Beli Barteg, Zuharsono menyebut pihaknya siap mendukung langkah pemerintah dalam memerangi rentenir melalui pembentukan koperasi simpan pinjam.

Sehingga, pedagang bisa pinjam uang berbunga rendah ke koperasi.

Pihaknya juga membuka peluang kerjasama dengan perbankan dalam menghindari rentenir.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved