Kota Magelang

Pemkot Magelang Tangani Enam Kasus Kekerasan Seksual, Satu Masuk Proses Hukum

Pemerintah Kota Magelang serius menangani kekerasan seksual yang terjadi di Kota Magelang.

Pemkot Magelang Tangani Enam Kasus Kekerasan Seksual, Satu Masuk Proses Hukum
Istimewa
Penyuluhan Hukum Terpadu, Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Tindak dan Perilaku Pornografi di Masyarakat yang diselenggarakan oleh Bagian Hukum Setda Kota Magelang, di Aula Adipura, Selasa (2/7/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang serius menangani kekerasan seksual yang terjadi di Kota Magelang.

Ada sebanyak enam kasus kekerasan seksual berhasil ditangani di tahun 2019 ini.

Satu kasus berhasil diproses hingga ke ranah hukum.

"Ada enam kasus yang kami tangani. Satu diantaranya sampai ke ranah hukum. Kami lakukan pendampingan, termasuk pendampingan pengacara," ujar Kepala Dinas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih, Selasa (2/7/2019).

Pemkot Magelang Perkuat WKSBM di Tiap Kelurahan

Wulan mengatakan, kasus kekerasan seksual tersebut meliputi pemerkosaan, pencabulan, hingga pelecehan seksual.

Para pelakunya dari orang dewasa terhadap korban dewasa, dewasa terhadap korban anak, bahkan anak terhadap anak.

Pihaknya pun menanggapi serius permasalahan tersebut, karena kekerasan seksual berdampak tidak hanya fisik tapi juga mental dari korban.

"Jadi jangan diremehkan, ada yang bilang "cuma pegang payudara saja (kasusnya) dibesar-besarkan", karena dampaknya trauma itu yang sulit dihilangkan, dan ada konsekuensi hukum pidananya bagi pelakunya," ujarnya.

Wulan mengatakan, ada banyak faktor pemicu terjadinya kekerasan seksual.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved