Bantul

Langgar Kode Etik, 2 KPPS di Bantul Diberhentikan Tetap

Dua anggota KPPS di Bantul diberhentikan tetap karena melanggar kode etik saat pelaksanaan pemilu 2019 lalu.

Langgar Kode Etik, 2 KPPS di Bantul Diberhentikan Tetap
internet
logo KPU 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dua anggota KPPS di Bantul diberhentikan tetap karena melanggar kode etik saat pelaksanaan pemilu 2019 lalu.

Dua anggota KPPS tersebut bertugas di TPS 12 Tamanan.

Penetapan sanksi pemberhentian tetap ini berdasar pemeriksaan internal KPU Bantul.

Pemkab Siapkan Rp 432,9 Juta untuk Pesangon Anggota DPRD Gunungkidul

Kedua KPPS ini dianggap tidak profesional saat melaksanakan tugas.

"Soal profesionalitas, dua orang ini dianggap tidak profesional. Proses penulisan plano dan C1, penghitungan suara mengumpul di calon tertentu," kata Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho pada Tribunjogja.com, Senin (1/7/2019).

Kampoeng Mataraman Olah Hasil Bumi Warga Jadi Berbagai Menu Menarik

Lanjutnya, saat penghitungan suara ulang oleh PPK, didapatkan ada kesalahan proses penulisan di plano dan C1.

"Mekanismenya sudah dibenarkan saat rekap di kecamatan. Tapi menindaklanjuti dalam sisi profesionalitas penulisan harus cermat teliti sesuai situasi perolehan suara sebenarnya," terangnya.

Sekalipun masa tugas KPPS telah selesai 9 Mei, sanksi tetap diberikan dan diputuskan pada 20 Juni.

Selain dua anggota KPPS ini, ada lima anggota KPPS dari TPS yang sama yang diberikan peringatan tertulis.

"Lima lainnya diberikan peringatan tertulis," ujar Didik.

Halaman
12
Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved