Kelompok Teroris Miliki Perkebunan Sawit untuk Pendanaan, Petinggi Digaji Rp15 Juta per Bulan

Polisi berhasil mengungkap kelompok Jamaah Islamiyah (JI) yang dipimpin oleh PW. Kelompok tersebut memiliki perkebunan sawit sebagai sumber dana

Kelompok Teroris Miliki Perkebunan Sawit untuk Pendanaan, Petinggi Digaji Rp15 Juta per Bulan
KOMPAS.com/DEVINA HALIM
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo (kanan) menunjukkan foto anggota kelompok teroris di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/2/019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Polisi berhasil mengungkap kelompok Jamaah Islamiyah (JI) yang dipimpin oleh PW alias Abang sedang mengembangkan kekuatan organisasinya, termasuk dari segi ekonomi.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, kelompok tersebut memiliki perkebunan sawit sebagai sumber dana.

"Ini sedang dikembangkan, tahapan pembangunan kekuatan ini tentunya harus didukung oleh kemampuan ekonomi. Mereka sedang mengembangkan basic ekonomi mereka itu dengan beberapa usaha yang mereka bangun yaitu usaha kebun," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks dan Pembuat Ribuan Konten SARA di Instagram

Selain untuk membiayai kebutuhan operasional organisasi, dana tersebut dialokasikan sebagai gaji kepada petingginya.

"Masih didalami bahwa pejabat-pejabat di dalam struktur organisasi JI. Ini juga digaji, gaji besarannya Rp 10 juta-Rp 15 juta (per bulan)," kata Dedi.

Kelompok tersebut juga diketahui membiayai para rekrutan untuk mengikuti latihan militer di negara seperti Suriah.

Dedi mengatakan bahwa mereka telah mengirim rekrutan ke Suriah dalam enam gelombang. Namun, polisi masih mendalami jumlah orang yang dikirim.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap PW dan empat petinggi kelompok JI lainnya.

PW yang merupakan amir atau pimpinan organisasi tersebut ditangkap di sebuah hotel di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019).

Polisi juga menangkap istri PW yang berinisial MY dan seorang terduga teroris lain BS, di lokasi dan waktu yang sama.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved