Kulon Progo

Warga Girimulyo Mulai Kesulitan Dapatkan Air Bersih

Debit air di sejumlah sumber maupun sungai kian menipis sehingga mengganggu kebutuhan kesehariannya.

Warga Girimulyo Mulai Kesulitan Dapatkan Air Bersih
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Warga Pedukuhan ngaglik, Desa Purwosari Girimulyo, mengantre mengambil air bersih bantuan dari Polres Kulom Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sulitnya mendapatkan air bersih seiring datangnya musim kemarau mulai dirasakan warga di kawasan Perbukitan Menoreh, Kabupaten Kulon Progo.

Debit air di sejumlah sumber maupun sungai kian menipis sehingga mengganggu kebutuhan kesehariannya.

Hal itu antara lain dirasakan warga Pedukuhan Ngaglik, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo.

Sudah sekitar empat bulan belakangan hujan tak turun membasahi wilayah tersebut.

Kampoeng Mataraman Olah Hasil Bumi Warga Jadi Berbagai Menu Menarik

Sumur-sumur yang semula punya pasokan air berlimpah ruah kini mengering demikian juga di sejumlah mata air.

Setidaknya ada sekitar 40 kepala keluarga (KK) yang kini kesulitan mandapatkan air bersih.

Warga kini hanya mengandalkan satu mata air yang masih punya sedikit debit untuk diambil airnya.

Itupun harus berbagi dan mengantre dengan warga dari pedukuhan lain.

"Jaraknya sekitar 900 meter dari Ngaglik. Kalau kemarau begini pasti ramai orang mengantre mau ambil air. Sekali mengantre paling cuma bisa ambil satu jeriken saja," kata seorang warga, Poniman pada Tribunjogja.com, Jumat (28/6/2019).

Kondisi seperti itu menurutnya rutin terjadi setiap tahun saat musim kemarau.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved