Kota Yogya

Upacara Peringatan Yogya Kembali Digelar Sabtu 29 Juni 2019

Upacara akan dihadiri sekitar 600 peserta yang terdiri dari pelajar, akademisi, instansi terkait, TNI-Polri, dan organisasi kejuangan.

Upacara Peringatan Yogya Kembali Digelar Sabtu 29 Juni 2019
Ist
Bendera Merah Putih

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Upacara Peringatan Yogya Kembali ke-70 akan digelar Sabtu (29/6/2019) di Tetenger Yogya Kembali yang berada di sisi barat laut Hotel Inna Malioboro.

Ketua Panitia Acara yang berasal dari Paguyuban Wehrkreis (Daerah Perlawanan) III Kota Yogyakarta, Sudjono mengatakan bahwa upacara akan dihadiri sekitar 600 peserta yang terdiri dari pelajar, akademisi, instansi terkait, TNI-Polri, dan organisasi kejuangan.

Kampoeng Mataraman Olah Hasil Bumi Warga Jadi Berbagai Menu Menarik

"Kita akan upacara di Trotoar. Diusahakan tidak sampai meluber ke jalan agar tidak menganggu arus lalu lintas," ucapnya saat Jumpa Pers di Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta, Jumat (28/6/2019).

Ia menjelaskan, secara umum tidak ada yang berbeda peringatan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya.

Peringatan dilakukan setiap tahun untuk mengingatkan kepada seluruh warga bahwa Kota Yogyakarta menjadi tempat dilakukannya serangan 1 Maret untuk mengusir Belanda.

Jembatan Ngampilan Segera Dilebarkan

"Sebenarnya kami ingin depan tetenger harus bersih. Dan saat ini kalau upacara kami harus melepas kursi dan kanopi. Kemarin sulit dilepas karena tidak ada alat berat. Tahun ini kami tidak tahu bisa dilepas apa nggak. Tapi yang kami prihatinkan tetenger belum bisa dilihat dengan jelas dan banyak masyarakat belum begitu tahu di situ ada tetenger," terangnya.

Selain mengadakan upacara peringatan, siang harinya acara dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional Kusumanegara yang rencananya diikuti 250 peserta.

"Maksud dan tujuan rangkaian acara ini adalah untuk melestarikan nilai juang dan menanamkan rasa nasionalisme, patriotisme kepada generasi dan masyarakat luas. Peringatan ini juga merupakan bukti NKRI kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi," pungkasnya.(*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved