Pendidikan

Menteri Susi Pudjiastuti : KKN Harus Bantu Memeratakan Pendidikan di Daerah

Susi Pudjiastuti mengatakan mahasiswa KKN-PPM harus dapat bersinergi dan memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat daerah.

Menteri Susi Pudjiastuti : KKN Harus Bantu Memeratakan Pendidikan di Daerah
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberikan sambutan pada ketika penerjunan mahasiswa KKN-PPM (Kuliah Kerja Nyata - Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) UGM di Lapangan Grha Sabha Pramana pada Jumat, (28/6/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam sambutannya pada saat penerjunan mahasiswa KKN-PPM (Kuliah Kerja Nyata - Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) UGM di Lapangan Grha Sabha Pramana pada Jumat, (28/6/2019) menerangkan jika KKN-PPM merupakan aktivitas yang dibutuhkan untuk membantu memeratakan pendidikan dan pengetahuan di daerah.

Menurutnya, mahasiswa KKN-PPM harus dapat bersinergi dan memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat daerah

"Surplus demografi harus dikelola dengan benar. KKN merupakan salah satu aktivitas yang dibutuhkan untuk pertumbuhan aktivitas kita. Untuk mendidik, sharing, dan memberikan ilmu disana. Ini kan KKN dari berbagai ilmu, tanpa sinergi berbagai ilmu pengetahuan, tidak bisa menjadikan suatu aktivitas yang completed," terangnya.

Kampoeng Mataraman Olah Hasil Bumi Warga Jadi Berbagai Menu Menarik

Susi menerangkan, peserta KKN yang berasal dari berbagai disiplin ilmu sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan baru kepada nelayan.

Menurutnya, para nelayan sangat membutuhkan pengetahuan mengenai cara mengawetkan ikan, menyimpan ikan dengan baik serta mengelola ekonomi yang didapatkan dari hasil menangkap ikan.

"Ada dari teknik, kesehatan, semua bersinergi saya yakin pengembangan Indonesia akan berjalan dengan cepat. Di Indonesia sangat timpang pendidik di kota besar dengan di daerah. Sangat penting aktivitas disana, jangan sampai hanya traveling, tapi juga menyadarkan laut adalah sumber daya kita, ikan menjadi sumber protein yang sangat dibutuhkan anak bangsa, dalam menjaga kualitas SDM," jelasnya.

Selain itu, Susi juga berpesan kepada para mahasiswa untuk bisa membantu mengedukasi masyarakat agar jangan sampai menggunakan bom maupun alat tangkap yang bisa merusak terumbu karang dan keberlanjutan sumber daya yang ada di laut.

Peneliti UGM: Masalah Kardiovaskuler Jadi Penyebab Kematian Petugas KPPS, Bukan Diracun

"Saya harap adik-adik ke daerah membawa paradigma baru mengelola sumber daya. Kita semua harus bersama menjaga, semua instansi harus memastikan keberlanjutan sumber daya yang ada di laut," terangnya.

Sementara itu, Rektor UGM, Panut Mulyono menjelaskan jika pada KKN-PPM UGM Periode 2 Tahun 2019 ini ada sebanyak 5.360 mahasiswa UGM yang terdiri dari 186 unit diterjunkan ke 32 Provinsi, 107 Kabupaten/Kota di Indonesia

Panut juga menerangkan jika dalam KKN-PPM periode ini, terdapat 7 lokasi KKN yang bermitra dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Dari 186 lokasi KKN-PPM UGM terdapat 51 lokasi KKN-PPM yang ada di wilayah pesisir pantai dan kepulauan. Dengan demikian dari 5.360 mahasiswa, 27% diantaranya atau 1.447 mahasiswa melakukan kegiatan di sektor kelautan dan perikanan," ungkapnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved