PSS Sleman Waspadai Kebangkitan Persija Jakarta

Skuat Super Elang Jawa pun mewaspadai kebangkitan Macan Kemayoran, yang tengah terpuruk di papan bawah klasemen.

PSS Sleman Waspadai Kebangkitan Persija Jakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Penyerang PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili, mendapat penjagaan ketat dari pemain Bhayangkara FC pada pekan kelima Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman bakal melakoni away berat ke markas Persija Jakarta, dalam lanjutan Liga 1 2019, Rabu (3/7/2019) mendatang.

Skuat Super Elang Jawa pun mewaspadai kebangkitan Macan Kemayoran, yang tengah terpuruk di papan bawah klasemen.

Benar saja, Persija memang mengawali kompetisi ini dengan hasil yang kurang memuaskan, dimana mereka belum memetik kemenangan dari empat pertandingan yang telah dilakoni.

Catatan dua kali imbang dan dua kekalahan, mengiringi kiprah sang juara bertahan.

Pergantian tampuk kepelatihan dari Ivan Kolev kepada Julio Bauelos pun belum menunjukkan hasil signifikan.

Dalam pertandingan terakhir, mereka hanya mampu bermain imbang verus Persela Lamongan. Hasil itu, membuat Persija kini tertahan di peringkat 14.

Tetapi, Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro enggan memandang sebelah mata calon lawan, meski tengah terpuruk sekalipun.

Sebaliknya, ia berpesan kepada anak asuhnya, agar mewaspadai kebangkitan tim kebanggaan masyarakat ibu kota tersebut.

Mantan juru taktik PSIM Yogyakarta itu tak ingin, para pemainnya membayangkan partai versus Persija akan berjalan dengan mudah.

Ia menilai, kepercayaan diri yang terlalu besar, atau over confidence, bakal jadi bumerang bagi Laskar Sembada di laga nanti.

"Justru sangat berbahaya, kami bisa kehilangan fokus saat persiapan ini. Persija sama seperti klub-klub Liga 1 lainnya, masih sangat kuat. Saya bilang ke pemain, pertandingan berikutnya harus dapat poin, jangan sampai terpengaruh isu di luar sana," katanya.

Namun, Seto tak menampik, waktu istirahat yang lebih panjang memang didapat PSS, menjelang partai lawan Persija.

Pasalnya, sebelum menjamu tim besutannya, Macan Kemayoran harus melakoni semifinal Piala Indonesia 2018, verus Borneo FC, Sabtu (29/6/2019).

"Waktu kami memang lebih panjang. Tapi, fokusnya, selain persiapan ya, kita pun harus memulihkan kondisi pemain. Kami punya banyak evaluasi juga. Bagaimana mereka, saya tidak terlalu peduli, karena fokus ke tim sendiri saja," cetusnya. (*)

 

Penulis: aka
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved