Sport

Tingkatkan Gairah Basket DIY, GCBS Jogja Gelar Turnamen Kelompok Umur

Gwan Chin pun memaparkan, sedikitnya 36 klub dari berbagai daerah di tanah air ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Tingkatkan Gairah Basket DIY, GCBS Jogja Gelar Turnamen Kelompok Umur
Istimewa
GCBS Jogja meraih gelar juara di U-13 putri turnamen Yogyakarta GCBS Basketball Competition, di di GOR Klebengan, Sleman, Selasa (25/6/2019) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Geliat olahraga basket, khususnya di lingkup Yogyakarta, sejauh ini diniai masih sangat rendah.

Akibatnya, program pembinaan atlet-atlet muda menjadi ikut terkendala, akibat minimnya jam terbang dalam turnamen, atau kompetisi resmi.

Klub basket CBGS Jogja pun berinisiatif menggelar sebuah turnamen tingkat nasional, mempertandingkan beberapa kelompok umur, bertajuk Yogyakarta GCBS Basketball Competition, di GOR Klebengan, Sleman, sejak 21 Juni, hingga 30 Juni mendatang.

SD Budi Utama Sandingkan Gelar Juara Liga Bola Basket Pelajar Jogja

Benar saja, selain nomor U-11 dan U-13 putra dan putri yang telah terselesaikan pada Senin (25/6/2019) malam lalu, ajang Yogyakarta GCBS Basketball Competition masih menyisakan pertandingan di kelompok umur U-15 dan U-17 putra-putri, serta kategori veteran.

Sekadar informasi, salah satu perwakilan Yogyakarta, sekaligus tim tuan rumah, GCBS Jogja, berhasil meraih hasil maksimal, sekaligus menasbihkan diri sebagai juara di U-13 putri.

Dalam partai puncak, mereka menyudahi Warrior Surabaya dengan skor 21-13.

Ketua Panitia Pelaksana Yogyakarta GCBS Basketball Competition, Gwan Chin Ya menjelaskan, turnamen ini digelar untuk membina dan mencari bakat di cabang olahraga (cabor) basket, serta mendorong geliat olahraga tersebut, terutama di Yogyakarta.

Kejuaraan Basket SD Liga Pelajar Jogja Digelar di Yogyakarta, Bakal Adopsi Aturan FIBA

"Ya, turnemen basket di Yogyakarta memang tidak terlalu aktif. Makanya, kami buat turnamen ini. Selain mencari bakat-bakat muda, kami juga ingin melihat kekuatan klub-klub basket di luar Yogyakarta," katanya, Senin (25/6/2019) malam.

Gwan Chin pun memaparkan, sedikitnya 36 klub dari berbagai daerah di tanah air ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Sebut saja tim dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Utara, turut serta meramaikan persaingan.

"Sejauh ini, kami melihat peta persaingannya cukup merata, perbedaan kekuatan setiap tim tidak terlalu jauh, termasuk wakil Yogyakarta ya. Buktinya, GCBS Jogja bisa menang melawan tim dari Surabaya dan Jakarta kan," terangnya.

Lebih lanjut, selain mempertemukan bakat-bakat belia basket tanah air, ajang ini juga menyuguhkan deretan pertandingan di nomor veteran.

Menurutnya, mereka yang berlaga di katetgori tersebut, adalah eks atlet yang dulunya aktif di perbasketan tanah air.

"Ya, dalam turnamen ini juga mempertandingkan nomor veteran. Kebanyakan mereka itu mantan pemain juga ya, yang sampai sekarang masih terus bermain, termasuk saya juga," pungkas eks pemain Timnas Indonesia tersebut. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved