Sleman

Pemkab Sleman dan Kementerian Keuangan Saling Tukar Aset

Pemerintah Kabupaten Sleman menghibahkan asetnya kepada Kementerian Keuangan berupa tiga bidang tanah.

Pemkab Sleman dan Kementerian Keuangan Saling Tukar Aset
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman dan Kementerian Keuangan saling menukar aset berupa tanah dan bangunan dalam pernjanjian hibah, belum lama ini.

Pemerintah Kabupaten Sleman menghibahkan asetnya kepada Kementerian Keuangan berupa tiga bidang tanah.

Ketiga tanah tersebut masing-masing memiliki luas 411 m persegi, 348 m persegi dan 390 m persegi, yang mana seluruhnya berada di Maguwoharjo, Depok, Sleman.

Sedangkan aset milik kementerian Keuangan yang dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman berupa dua bidang tanah seluas 570 m persegi di Jalan Candi Gebang, Tridadi, Sleman dan sebidang tanah seluas 590 m persegi di Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman.

Pemkab Sleman Sosialiasi Kebijakan Penanganan Antraks

Selain itu juga ditambah satu buah bangunan dengan luas 303 m persegi yang berada di Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengaku lega dengan ditandatanganinya perjanjian hibah tersebut.

Pasalnya proses serah terima aset tersebut cukup berliku dan memakan waktu yang cukup panjang, yakni mulai tahun 2003 lalu.

16 tahun adalah waktu lama dalam proses ini, dan ia berharap dengan selesainya proses hibah barang tersebut, masing-masing pihak dapat memanfaatkannya dengan baik.

"Ini besar artinya bagi kami dan juga mempunyai nilai yang strategis, dalam upaya pembenahan pengelolaan aset," ucapnya.

Tahun Ini, Pemkab Sleman Usulkan 727 Formasi CPNS dan PPPK

Sementara Kepala Biro Manajemen Barang Milik Negara dan Pengadaan Kementerian Keuangan RI, Edi Gunawan mengapresiasi upaya penyelesaian proses hibah antara kedua belah pihak ini.

Ia mengatakan perjanjian hibah tersebut merupakan upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset agar tidak terbengkalai.

"Utility dan optimalisasi aset harus dilakukan agar aset tak terbengkalai dan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin," jelasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved