Jawa

PDAM Kota Magelang Dapat Dukungan Pemerintah Amerika Serikat dan Swiss

Melalui kerja sama tersebut diharapkan angka NRW atau kebocoran turun minimal 7 persen, atau menjadi 29,5 persen di tahun 2021.

PDAM Kota Magelang Dapat Dukungan Pemerintah Amerika Serikat dan Swiss
istimewa
Penandatangan kerjasama antara Pemerintah Indonesia, Pemerintah Amerika Serikat dan Pemerintah Swiss tentang program Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene - Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS), di The Hermitage Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang mendapat dukungan dari United States Agency for International Development (USAID) dan The Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO), melalui program IUWASH PLUS.

Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja PDAM Kota Magelang.

"Sejumlah kegiatan dukungan peningkatan kinerja PDAM yang tertuang dalam kerjasama tersebut, seperti pendampingan program penurunan kehilangan air atau non revenue water (NRW)," kata Direktur PDAM Kota Magelang, Moch Haryo Nugroho, Rabu (26/6/2019) saat mendampingi Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, dalam penandatanganan kerjasama di The Hermitage Hotel, Jakarta Pusat.

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Haryo mengatakan, selama ini kehilangan air atau NRW yang tercatat di PDAM Kota Magelang 37,26 persen.

Melalui kerja sama tersebut diharapkan angka NRW atau kebocoran turun minimal 7 persen, atau menjadi 29,5 persen di tahun 2021.

"PDAM pun juga mendapat bantuan peralatan untuk memantau angka kebocoran. Alat tersebut dipasang di lima sumber mata air," katanya melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.

Selain itu, juga akan diadakan pelatihan perencanaan, operasi dan pengendalian NRW untuk staf PDAM, pelatihan bidang teknis dan non teknis, penyusunan dan pengaplikasian SOP terkait serta program peningkatan kapasitas untuk beberapa topik utama bidang teknis dan non teknis selama 3 tahun mulai Maret 2019 – Desember 2021.

"Kita juga mendapat penggantian water meter induk dan data logger kurang lebih 2 buah, pilot penggantian meter konsumen sekitar 300 SR, pemantauan dan evaluasi serta mengikutsertakan staf yang pernah ikut program pelatihan COE," paparnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro, mengapresiasi kemitraan ini guna mendukung kinerja PDAM.

Penetapan Caleg Terpilih Kota Magelang Belum Pasti, KPU Tunggu Putusan MK

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved