Bantul

KPU Bantul Telah Evaluasi Pengamanan Pemilu Serentak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul telah melakukan evaluasi terkait pengamanan pelaksanaan pemilu serentak

KPU Bantul Telah Evaluasi Pengamanan Pemilu Serentak
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu 2019 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul telah melakukan evaluasi terkait pengamanan pelaksanaan pemilu serentak.

Poin yang menjadi evaluasi yakni tahapan kampanye, pengamanan kantor dan gudang logistik KPU, pengamanan distribusi logistik, pengamanan tahapan pemungutan dan penghitungan suara, dan tahapan rekapitulasi hasil suara dan tahapan pasca penetapan hasil pemilu.

KPU Siap Laksanakan Penetapan 3 Hari Setelah Putusan Mahkamah Konstitusi

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, evaluasi pengamanan tahapan pemilu sangat penting dilakukan mengingat pelaksanaan pemilu serentak 2019 diwarnai dengan banyak dinamika yang terjadi disetiap tahapan sampai dengan pengamanan pasca penetapan hasil pemilu.

"Selain itu evaluasi pengamanan pemilu bagi KPU Bantul sangat berarti untuk mempersiapkan pola pengamanan pada pemilihan Bupati yang akan dilaksanakan pada September Tahun 2020 mendatang," kata Didik.

Dalam kesempatan evaluasi pada Senin (24/6/2019) kemarin, hadir Kabag Ops Polres Bantul, Kompol Donny Zuliyanto Nugroho. Donny memaparkan evaluasi terkait penyimpanan gudang logistik masih perlu mempertimbangkan jumlah dan kelayakan gedungnya.

47.000 Personel Gabungan Sudah Disiagakan di Sekitar Gedung MK

Hal tersebut diperlukan untuk mengefektifkan personil kepolisian yang melakukan penjagaan.

Selain itu, lanjutnya, dalam hal pendistribusian logistik ke kecamatan maupun desa perlu dipertimbangkan terkait kesiapan armada logistik serta tenaga bongkar muat.

Hal ini agar tidak terjadi keterlambatan pengiriman logistik.

Permasalahan lain yang juga menjadi sorotan yakni berkaitan dengan pengamanan tahapan kampanye, terutama kerawanan gesekan antar pendukung partai politik.

Video Conference Sidang Pertama Gugatan Pemilu di FH UGM Sepi

Selain evaluasi pengamanan, evaluasi tahapan pemilu serentak juga akan dilakukan.

Kata Didik ada tiga hal krusial yang menjadi poin evaluasi tahapan pemilu serentak di Kabupaten Bantul yakni pemutakhiran data pemilih, proses pemungutan dan penghitungan suara, dan rekapitulasi suara.

"Pertama pemutakhiran data pemilih. Ada banyak dinamika pemilu 2019. Dari coklit sampai DPThp 3, banyak perkembangan regulasi yang berubah. Kedua, yang akan menjadi evaluasi saat pemungutan dan penghitungan suara. Kita tahu kemarin pemilu serentak pertama kali, beban kerja untuk semua badan ad-hoc terutama KPPS itu cukup berat. Sehingga titik tekannya, kita minta teman-teman PPS untuk melakukan evaluasi pemungutan dan penghitungan suara," paparnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Lanjutnya, pada proses rekapitulasi di tingkat kecamatan, rata-rata di Bantul melebihi waktu yang ditentukan. "Rata-rata overtime dari waktu yang ditentukan. Di Banguntapan yang paling lama, mulai 19 April sampai 4 Mei," kata Didik.

Seluruh evaluasi tersebut sangat berarti untuk mempersiapkan pilkada 2020 mendatang.(amg)

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved