Tega! Seorang Ayah Banting Anaknya Hingga Tewas, Gara-gara Istri Ketahuan Utang Rp1,8 Juta

Seorang ayah di Kabupaten Grobogan, Jawa tengah kalap membanting anaknya berusia dua tahun hingga balita itu tewas.

Tega! Seorang Ayah Banting Anaknya Hingga Tewas, Gara-gara Istri Ketahuan Utang Rp1,8 Juta
KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO
Aripin (28), warga Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah saat di Mapolres Grobogan, Selasa (25/6/2019). 

Tega! Seorang Ayah Banting Anaknya Hingga Tewas, Gara-gara Istri Ketahuan Utang Rp1,8 Juta 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang ayah di Kabupaten Grobogan, Jawa tengah kalap membanting anaknya berusia dua tahun hingga balita itu tewas.

Adalah Aripin (28) entah setan apa yang merasuki tubuhnya sehingga ia tega membanting anaknta ZT di lantai rumah tetangganya hingga balita itu tewas. Masalahnya adalah istrinya berutang Rp1,8 juta ke tetangganya.

Warga Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ini memang dikenal temperamental. Di hadapan polisi, Aripin mengaku menyesal telah menghabisi nyawa anak kandungnya itu.

Berikut empat fakta yang dihimpun kompas.com soal ayah yang tega membunuh balita di Grobogan Jawa Tengah

1. Marah usai mengetahui istrinya berutang Rp1,8 juta

Aripin menjadi gelap mata usai mengetahui istrinya memiliki utang Rp1,8 juta kepada salah satu tetangganya, Lasmanah (48).

Sebagai pelampiasan kemarahannya, Aripin membanting anaknya berusia dua tahun yang saat itu berada di dekatnya.

Saat itu, Aripin membanting ZT di lantai rumah tetangganya hingga membuat batita itu tak sadarkan diri.

Aripin (28), warga Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah saat di Mapolres Grobogan, Selasa (25/6/2019).
Aripin (28), warga Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah saat di Mapolres Grobogan, Selasa (25/6/2019). (KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO)

Warga di lokasi segera membawa ZT ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun, nasib berkata laib, ZT meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala.

"Pelaku emosi setelah tahu istrinya punya utang. Emosinya tak terkendali hingga kemudian membanting bayinya. Tidak ada indikasi gangguan kejiwaan. Pelaku kami jerat Undang-undang perlindungan anak," terang Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agus Supriyadi Siswanto.

Halaman
123
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved