Bisnis

Kemenperin Dukung e-Commerce Cetak Wirausaha Baru

Kemenperin terus mendorong tumbuhnya Industri Kecil Menengah (IKM) serta wirausaha baru di Tanah Air.

Kemenperin Dukung e-Commerce Cetak Wirausaha Baru
The Guardian Nigeria
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong tumbuhnya Industri Kecil Menengah (IKM) serta wirausaha baru di Tanah Air.

Satu dari beberapa upaya dilakukan adalah mendukung perusahaan e-Commerce dalam memberdayakan bibit unggul di sektor ini.

“Kami berharap e-Commerce akan menjadi gerbang bagi pelaku IKM untuk melakukan transformasi dengan menggunakan alat promosi digital, sistem informasi digital, pembayaran digital, serta manajemen relasi dengan pelanggan secara digital pula,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Sesditjen IKMA) Kemenperin, Eddy Siswanto pada Tribunjogja.com.

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Eddy menuturkan, pihaknya menjadi partner satu dari beberapa perusahaan e-Commerce Blibli.com dalam menggelar kompetisi creativepreneur The Big Start Season 4.

Kolaborasi antara Kemenperin dan Blibli.com tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing industri Tanah Air dalam menyongsong era revolusi industri keempat.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Blibli.com yang telah bahu membahu bersama Ditjen IKMA untuk mendorong perkembangan usaha rekan-rekan pelaku Industri Kecil dan Menengah di Indonesia,” ucapnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih menambahkan, untuk membantu para pelaku IKM dalam menangkap peluang sekaligus menghadapi tantangan saat munculnya banyak e-Commerce, sejak 2017, Kemenperin telah meluncurkan program e-Smart IKM yang melibatkan marketplace digital di Tanah Air sebagai salah satu infrastruktur pendukung.

Blibli.com Komitmen Tumbuhkan UMKM di Indonesia

“Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam program ini adalah workshop e-Smart IKM, pembinaan sebagai tindak lanjut workshop, bimbingan teknis kepada IKM, serta pendampingan tenaga ahli digital marketer untuk membantu pemasaran,” jelasnya.

Gati meyampaikan, Kemenperin terus aktif memberikan pembinaan terhadap para pelaku usaha dan calon wirausaha IKM melalui beberapa program, antara lain penumbuhan wirausaha IKM, penguatan sentra IKM dan Unit Pelayanan Teknis (UPT), memfasilitasi pengembangan produk dan penguatan kapasitas serta Link and Match IKM.

Dalam program penumbuhan wirausaha, sejak 2018 Kemenperin telah memberikan bimbingan teknis wirausaha kepada lebih dari 12.500 IKM, dan telah memberikan fasilitasi legalitas usaha kepada sekitar 5000 IKM.

“Penerima manfaat program ini di antaranya terdiri dari pondok pesantren, penghuni lembaga pemasyarakatan. Kemudian peserta Program Keluarga Harapan (PKH) kerja sama dengan Kementerian Sosial, dan alumni pekerja migran dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia,” paparnya. (*)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved