DPRD DIY Minta Segera Cabut SE Kepsek SDN Karangtengah III Di Gunungkidul

Langkah selanjutnya menyerahkan kepada Pemda DIY untuk segera mengkoordinasikannya dengan dinas terkait di Gunungkidul.

DPRD DIY Minta Segera Cabut SE Kepsek SDN Karangtengah III Di Gunungkidul
Istimewa
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto memimpin rapat 

TRIBUNJOGJA.COM - DPRD DIY melalui Komisi A meminta kepada Kepala Sekolah SDN Karangtengah 3 Wonosari, Gunungkidul, DIY untuk segera mencabut Surat Edaran tertanggal 18 dan 24 Juni 2019 tentang seragam sekolah.

"Bukan hanya segera mencabut surat edaran tapi juga harus menyelesaikan pula permasalahannya sehingga masyarakat Gunungkidul tetap rukun," ujar Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto, di ruang komisi setempat, Selasa (25/6), didampingi Slamet, anggota Komisi A dari Fraksi Golkar Dapil Gunungkidul.

Usai menggelar rapat kerja bersama Kesbangpol dan Satpol PP DIY terkait persoalan yang sama, Eko mengemukakan, DIY merupakan daerah yang selalu menjunjung tinggi nilai Ketuhanan Yang Maha Esa sebagaimana tercantum di dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, maka diputuskan untuk segera mencabut surat edaran kepala sekolah tersebut.

Langkah selanjutnya menyerahkan kepada Pemda DIY untuk segera mengkoordinasikannya dengan dinas terkait di Gunungkidul.

"Yang terpenting, segera cabut SE tersebut dan selesaikan masalah kedepankan dialog sehingga semuanya bisa diselesaikan secara baik-baik tanpa gejolak," tutur politisi muda PDI Perjuangan, Eko Suwanto.

Slamet menambahkan, memang tidak sepatutnya seorang kepala sekolah menerbitkan surat edaran terkait pengaturan. Mestinya setingkat menteri, atau gubernur.

"Terlebih persoalan yang diangkat merupakan permasalahan yang sangat sensitif," ujarnya kemudian.

Senada dengan Eko, anggota Komisi A DPRD DIY itupun menyatakan, tak sekadar diralat atau dicabut tapi diselesaikan permasalahannya sehingga tak menjadi polemik berkepanjangan di masyarakat.

"Saat ini memang baru menjadi pro kontra di media sosial, tapi agar tidak meluas harus segara diselesaikan," tegasnya.

Kendati begitu, Slamet memberikan apresiasi terhadap jajaran Dinas Pendidikan Gunungkidul yang segera memanggil kepala sekolah bersangkutan.

"Saya dengar hari ini ORI DIY juga sudah turun ke lapangan. Saya kira memang tidak selayaknya dalam kapasitas seorang kepala sekolah membuat surat edaran semacam itu," tandasnya lebih jauh. (*)

Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved