Berita Magelang

Bupati Magelang Terima Panggilan Polisi, Setelah Datang Ternyata Prank Call dari Wakapolres

Panggilan mendadak dari kepolisian membuat Bupati Magelang Zaenal Arifin kaget, ketika ia sedang dalam perjalanan dinas, Selasa (25/6/2019).

Bupati Magelang Terima Panggilan Polisi, Setelah Datang Ternyata Prank Call dari Wakapolres
Tribunjogja/Rendika Ferri K
Bupati Magelang, Zaenal Arifin, saat mendapatkan surprise ulang tahun yang ke-43 dari Jajaran Polres Magelang, di Lobi Pemda Kabupaten Magelang. Sebelumnya Bupati mendapat prank call dari Wakapolres. 

Bupati Magelang Kaget Mendadak Terima Panggilan Polisi via Telepon, Setelah Datang Ternyata Prank Call dari Wakapolres

TRIBUNJOGJA.COM - Panggilan mendadak dari kepolisian membuat Bupati Magelang Zaenal Arifin kaget, ketika ia sedang dalam perjalanan dinas, Selasa (25/6/2019).

Bupati Magelang mendapat panggilan telepon dari Wakapolres Magelang, menyampaikan perihal penting terkait putusan Mahkamah Kontitusi (MK).

Ajakan kepolisian kepada Bupati Zaenal Arifin untuk membahas masalah penting terkait putusan MK tersebut langsung ia respons.

Mengira betapa pentingnya masalah tersebut, Bupati langsung berkoordinasi dan bertemu jajaran kepolisian di kantornya. 

Namun siapa menyangka, ketika Bupati Zaenal Arifin tiba di kantornya, jajaran kepolisian yang sudah menunggu ternyata menyambutnya dengan nasi tumpeng. 

Panggilan mendadak yang membuat Bupati Magelang kaget itu ternyata adalah prank call dari Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto.

Sebagaimana laporan wartawan Tribun Jogja, Selasa (25/6/2019), Bupati Magelang Zaenal Arifin, dikejutkan dengan telepon dari Wakapolres Magelang. 

Di tengah perjalanan dinas tersebut, melalui telepon disampaikan bahwa terdapat masalah penting pada putusan Mahkamah Konstitusi.

Waktu itu Zaenal hendak melakukan perjalanan dinas ke Kecamatan Windusari, untuk acara Halalbihalal dan silaturahmi.

Namun, di tengah perjalanan ia mendapatkan telepon dari Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto, terkait hal penting untuk membahas masalah putusan Mahkamah Kontitusi (MK).

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved