Yogyakarta

Sultan Sebut Kemungkinan Pengembangan Gesing Jadi Pelabuhan

Untuk penyusunan DED dan analisa mengenai dampak lingkungannya pum bisa memakan waktu kurang lebih enam bulan.

Sultan Sebut Kemungkinan Pengembangan Gesing Jadi Pelabuhan
Tribun Jogja/ Wisang Seto Pangaribowo
Ilustrasi: Suasana Pantai Gesing, terlihat beberapa wisatawan sedang menikmati keindahan pantai yang terletak di Kecamatan Panggang, Gunungkidul ini, Jumat (14/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut potensi dibangunnya pelabuhan di pantai Gesing, Panggang, Gunungkidul.

Sultan menyebutkan rencana pembangunan pelabuhan ini masih dalam proses penjajakan.

"Di sana (Gesing) ada potensi yang mau dikembangkan. Kami masih mencoba menjajaki, " jelas Sultan HB X, Senin (24/6/2019).

Sultan menjelaskan, dirinya belum mengetahui secara detail pembangunan ini.

Namun, dia menyebut potensi yang dikembangkan ini akan dikaji secara matang dan optimal.

Perencanaan dan Kajian Pelabuhan di Pantai Gesing Gunungkidul Harus Matang

"Sama seperti Adikarta, Gesing juga akan dilihat potensinya apa untuk dikembangkan, " ujarnya.
Anggota Komisi C DPRD DIY, Chang Wendryanto mengatakan, untuk pengerjaan pembangunan pun bisa melibatkan ahli dari DIY. Chang menyebut wilayah ini banyak ahli dari Yogyakarta yang bisa dimanfaatkan tenaga dan pikirannya. Selain itu, banyak tenaga kerja lokal yang bisa diserap.

"Kalau sudah jadi pelabuhan ya harus melibatkan masyarakat sekitar. Sama seperti bandara yang menggunakan tenaga lokal sesuai kemampuannya, " urainya.

Dia menambahkan, perencanaan dan pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarta yang belum dimanfaatkan sampai saat ini bisa menjadi pelajaran.

Pemprov DIY Akan Kaji Pantai Gesing Gunungkidul Sebagai Pelabuhan Perikanan

Untuk itu pengkajian pelabuhan di Gesing harus matang dan optimal. Hal ini agar eksekusi sebagai pelabuhan bisa dilaksanakan dan memberikan manfaat pada pertumbuhan ekonomi di selatan DIY.

"Kajian dan rencana harus matang. Jangan rencana tidak matang, dikerjakan dan hanya membuang uang, " paparnya.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved