Warga Moyudan Olah Sayuran Jadi Cemilan Kriuk

Warga Dusun Malangan Krandon, Sumberagung, Moyudan ini berinisiatif untuk mengolah sayuran menjadi penganan lebih menarik

Warga Moyudan Olah Sayuran Jadi Cemilan Kriuk
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Proses pembuatan keripik sayuran. Nurdiati menjamin produk yang ia buat tanpa MSG, pengawet dan pewarna buatan 

Sayuran yang identik dengan rasa pahit itu justru terasa gurih saat menyentuh lidah.

Tentunya rasa tersebut diikuti dengan sensasi kriuk yang renyah.

Nurdiati mengatakan ia menggunakan teknik tertentu agar pare tidak terasa pahit saat dimakan.

Hal serupa juga ia lakukan pada sayuran lainnya.

Ia mendistribusikan makanan buatannya tersebut hingga ke swalayan dan toko oleh-oleh.

Produknya juga sudah menembus Sumatera, hingga Sulawesi.

Nurdiati mengoptimalkan penjualan produk secara online, sehingga jangkauannya menjadi luas.

"Beberapa waktu lalu produk saya ini juga sempat dipromosikan di Batam," ungkapnya.

Nurdiati mengatakan usaha yang dijalaninya ini sangat berdampak positif pada ekonomi keluarganya.

Bahkan omzet per bulannya bisa mencapai Rp10 juta.

Tiap kemasannya ia jual dengan harga Rp10 ribu hingga Rp17 ribu.

Produksi per bulannya pun mencapai 300 kilogram.

"Satu hari saya mampu memproduksi 20 kg, itu setara 17 bungkus," kata Nurdiati.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved