Yogyakarta

Tunggu Dana Pusat, 2 Kabupaten Belum Bisa Cetak Kartu Nikah

Kepala Seksi Pemberdayaan KUA Kemenag Kanwil DIY, Jauhar Mustofa mengatakan saat ini baru tiga kabupaten/kota yang bisa mencetak kartu nikah.

Tunggu Dana Pusat, 2 Kabupaten Belum Bisa Cetak Kartu Nikah
Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim
Ilustrasi: Menteri Agama Lukman Hakim memperlihatkan sampel kartu nikah 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementrian Agama Kanwil DIY masih menunggu anggaran kartu nikah.

Kepala Seksi Pemberdayaan KUA Kemenag Kanwil DIY, Jauhar Mustofa mengatakan saat ini baru tiga kabupaten/kota yang bisa mencetak kartu nikah.

"Saat ini masih kurang dua kabupaten, yaitu Kulonprogo dan Gunungkidul. Memang dianggarkan tahun ini, harapannya anggaran untuk pengadaan mesin segera turun. Yang sudah bisa cetak kartu nikah, Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta," katanya Sabtu (22/6/2019).

Kemenag Kota Yogya Dorong Masjid Lakukan Pembinaan Keluarga

Ia menjelaskan Kulonprogo memiliki 12 KUA dan Gunungkidul memiliki 17 KUA.

Masing-masing KUA dianggarkan Rp20 juta untuk mesin print kartu nikah.

"Kulonprogo ada 12 KUA, dan Gunungkidul ada 17, tetapi dari 17 ituyang dianggarkan baru 5 KUA saja," jelasnya.

Kartu nikah merupakan kartu yang diberikan kepada pengantin baru setelah menikah.

Kartu nikah tersebut bukan pengganti buku nikah, sebab kartu tersebut merupakan layanan tambahan dari Kemenag.

Kemenag Gelar Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi 2019

Sehingga selain mendapat buku nikah, pengantin baru juga akan mendapat kartu nikah.

"Dalam kartu nikah itu sudah memuat data yang sama dengan kartu nikah. Jadi kalau kemana-mana bisa dibawa, dimasukan dompet. Kalau misal mau ke hotel, bagi yang syar'i kan bisa langsung menunjukkan kartu nikah itu. Tentu juga bisa sebagai identitas diri. Kan di dalamnya juga memuat data diri," sambungnya.

Pihaknya saat ini tengah mengusahakan agar anggaran untuk KUA di Kulonprogo dan Gunungkidul segera cair, sehingga bisa segera melakukan pengadaan printer.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved