Sport

Pecatur Vietnam dan Kazakhstan Kuasai Klasemen Akhir JAPFA GM and WGM Tournament 2019

Dua pecatur mancanegara berhasil menyabet gelar juara JAPFA Grand Master and Women Grand Master Tournament 2019.

Pecatur Vietnam dan Kazakhstan Kuasai Klasemen Akhir JAPFA GM and WGM Tournament 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Para peraih gelar juara JAPFA Grand Master and Women Grand Master Tournament 2019, dalam clossing ceremony, di Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Jumat (21/6/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Dua pecatur mancanegara berhasil menyabet gelar juara JAPFA Grand Master and Women Grand Master Tournament 2019, yang resmi ditutup di Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Jumat (21/6/2019) sore.

Memainkan 11 babak, pucuk klasemen di kelompok putra direngkuh oleh pecatur Kazakhstan, GM Rustam Khusnutdinov.

Sedangkan di sektor putri, WIM Phuong Hanh Luong dari Vietnam, menancapkan dominasinya.

Melihat Geliat Pasar Sore Kauman, Tempat Berburu Kuliner Penganan Legendaris di Yogyakarta

Memasuki babak pamungkas, empat pecatur, yakni WGM Keti Tsatsalashvili, WIM Rucha Pujari, kemudian WIM Chelsie Monica Ignesias Sihite, serta WIM Phuong Hanh Luongsama, sama-sama mengantongi 7 poin. 

Akan tetapi, Phuong berhak menjadi juara, usai meraih kemenangan krusial atas pecatur tuan rumah, Chelsie Monica Ignesias Sihite.

Mengantongi 8 poin, dirinya unggul jumlah kemenangan dari peringkat kedua klasemen akhir, WGM Keti Tsatsalashvili.

Sementara Chelsie yang merupakan pecatur andalan Indonesia, hanya mampu menduduki peringkat lima, di bawah wakil India, WIM Rucha Pujari. Keduanya sama-sama mengoleksi 7 poin di papan klaesemen.

Setali tiga uang, pecatur muda IM Priasmoro Novendra pun gagal mengejar catatan GM Rustam Khusnutdinov.

Di partai terakhir, ia hanya bermain imbang melawan GM Ivan Sokolov.

Harapan Tinggi Tersemat pada Dua Pecatur Indonesia di Piala Dunia

Padahal, pada babak yang sama, Rustam remis dengan GM Susanto Megaranto.

Hasil tersebut, memastikan gelar juara bagi Rustam, dengan koleksi 7,5 poin.

Posisinya di puncak klasemen, dibuntuti oleh Dimtry Kokarev (Rusia) dan IM Priasmoro Novendra, yang sama-sama mengantongi 7 poin.

Meskipun tidak ada atlet Indonesia yang memuncaki klasemen, Kabid Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem menilai, hasil yang dibukukan dalam turnamen kali ini, sudah cukup memuaskan.

Menurutnya, catatan WGM Chelsie Monica dan WIM Ummi Fisabililah yang kembali mendapat norma, lalu IM Priasmoro Novendra yang duduk di peringkat tiga klasmen akhir, sangat layak untuk diapresiasi.

"Novendra luar biasa, dia selalu fight di setiap babak, bertarung terus. Tapi, terlalu banyak pertandingan yang berakhir remis tanpa pertarungan, terutama saat jumpa rekan senegara. Mungkin, ini masalah mental pecatur kita ya," pungkasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved