Bisnis

Sejumlah Driver Taksi Online Pilih Bermitra dengan Paguyuban Atau Koperasi

Masih minimnya sosialisasi terkait pengurusan izin ASK ini menjadi salah satu kendala mendasar yang dirasakan beberapa driver.

Sejumlah Driver Taksi Online Pilih Bermitra dengan Paguyuban Atau Koperasi
Tribun Jogja/ Riski Halim
Ilustrasi: Taksi online sedang menurunkan penumpang di Jalan Malioboro 

Biaya yang dikeluarkan juga tidak begitu mahal seperti yang dikeluhkan para driver di Jakarta.

Ini karena penentuan tarif izin ASK masing-masing daerah bisa saja berbeda tergantung dari kebijakan pemerintah daerah.

Di Yogyakarta, besaran biaya mengurus izin ASK sendiri sudah disesuaikan besaran biaya retribusi yang telah ditetapkan oleh Pemda setempat melalui Perda masing-masing.

“Di Yogyakarta itu mengurus SK ASK kena Rp 200 ribu berlaku lima tahun. Laket awal pengurusan izin driver juga mendapat kartu elektronik standar pelayanan dengan biaya Rp 40 ribu setahun dan asuransi jasa raharja Rp 180 ribu satu tahun. Jadi total biaya izin ASK tahap pertama Rp 420 ribu. Daerah lain bisa beda,” katanya.

Informasi lebih lanjut mengenai menguris izin ASK ini menurut Purnowo bisa didapatkan di Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) setempat.

Di kantor dinas ini, sudah disiapkan petugas khusus yang melayani pengurusan ASK untuk keperluan legalitas operasional para driver taksi online. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved