Rektor UIN: Harta Kita yang Paling Berharga Itu Persatuan. Jangan Terjebak Tindak Kerusuhan

Sejumlah Ormas Kepemudaan, mahasiswa dan beberbagai elemen masyarakat di berbagai daerah sepakat bersama-sama menolak kerusuhan.

Rektor UIN: Harta Kita yang Paling Berharga Itu Persatuan. Jangan Terjebak Tindak Kerusuhan
Istimewa
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi 

TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah Ormas Kepemudaan, mahasiswa dan beberbagai elemen masyarakat di berbagai daerah sepakat bersama-sama menolak kerusuhan.

Hal ini juga disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN) Yogyakarta Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. di Ruang Kerja Rektor di Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta, Rabu (19/6/2019).

Yudian yang juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Universitas Islam se-Asia tersebut menyampaikan imbauanya kepada seluruh elemen masyarakat khususnya umat Islam dan mahasiswa berkenaan tentang memanasnya situasi politik di Ibukota negara akhir-akhir ini.

Menurutnya, harta yang kita miliki dan sangat berharga saat ini adalah persatuan dan kesatuan, untuk itu Ia menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat khususnya umat Islam dan mahasiswa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.

"Saya menghimbau agar tidak terjebak dalam tindakan-tindakan yang mengarah kepada kerusuhan, dan bisa berakibat merusak persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa Indonesia," tuturnya.

Diketahui saat ini sedang berlangsung sidang MK sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat. Sidang MK sengketa pilpres ini dijadwalkan hingga 28 Juni mendatang.

Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved