Jawa

Pihak RSJ Dr Soerojo Magelang Membenarkan Ada Pasien Meninggal, Penyebab Belum Diketahui

Mereka masih menelusuri dan menindaklanjuti kasus kematian tersebut sesuai prosedur rumah sakit.

Pihak RSJ Dr Soerojo Magelang Membenarkan Ada Pasien Meninggal, Penyebab Belum Diketahui
Istimewa
Direktur Medik dan Keperawatan RSJ Prof Dr Soerojo Magelang, dr Nur Dwi Esthi spKJ, Kamis (20/6), saat ditemui di kantornya di RSJ Prof Dr Soerojo Magelang, Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pihak Rumah Sakit Jiwa Prof Dr Soerojo Magelang membenarkan jika ada pasien gangguan kejiwaan bernama Rob Pendi (52) yang meninggal dunia di rumah sakit tersebut.

Namun terkait penyebab kematian pasien, pihak RSJ tak bisa menyebutkan.

Mereka masih menelusuri dan menindaklanjuti kasus kematian tersebut sesuai prosedur rumah sakit.

Kasus Kematian Pasien RSJ di Magelang, Polisi Periksa Lima Saksi

"Iya, benar ada pasien bernama Rob Pendi (52) yang meninggal dunia, tetapi penyebabnya kami masih menelusuri hal tersebut. Kami masih melakukan koordinasi dari semua pelayanan. Hal itu sesuai prosedur dari kami (RSJ)," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSJ Prof Dr Soerojo Magelang, dr Nur Dwi Esthi spKJ, Kamis (20/6/2019), saat ditemui di kantornya.

Esthi mengatakan, pasien bernama Rob Pendi itu merupakan pasien dengan gangguan kejiwaan.

Saat itu pasien datang pada Senin (17/6/2019) lalu. Pasien tersebut lalu dimasukkan ke Bangsal Perawatan Intensif.

Di sana, ia mendapatkan perawatan.

Pasien RSJ di Magelang Diduga Meninggal Tak Wajar, Ada Bekas Luka di Mata dan Pinggang

Namun saat ditanya penyebab kematian pasien, dirinya belum mengetahui secara pasti.

Ia mesti membahas hal tersebut kepada semua yang memberikan asuhan.

"Kami belum tahu penyebab kematian. Karena itu harus dibicarakan dari semua yang memberikan asuhan, karena permasalahan itu kan beda-beda,” tuturnya.

Esthi pun membenarkan adanya empat orang perawat yang dipanggil ke Polres Magelang untuk diperiksa sebagai saksi.

Pihak rumah sakit pun bersedia mengikuti proses hukum yang ada, dan siap mengikuti penyidik Polres Magelang Kota.

“Kita akan mengikuti proses hukum yang berlaku karena kita apalagi kita sebagai rumah sakit pemerintah pasti harus taat hukum,” ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved