Jawa

Pasien RSJ di Magelang Diduga Meninggal Tak Wajar, Ada Bekas Luka di Mata dan Pinggang

Simsa bercerita, pamannya saat dibawa dalam keadaan fisik yang sehat, sampai keluarga dikabari bahwa pamannya mengalami sesak napas

Pasien RSJ di Magelang Diduga Meninggal Tak Wajar, Ada Bekas Luka di Mata dan Pinggang
Istimewa
Salah seorang kerabat dari Rob Pendi (52), pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr Soerojo Magelang yang meninggal diduga dengan cara tak wajar. Pendi dimakamkan Kamis (20/6/2019) siang tadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Candi Nambangan, Kota Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr Soerojo Magelang, Rob Pendi (52), warga Losmenan, RT01/RW05, Kelurahan Panjang, Magelang Tengah, Kota Magelang, meninggal dunia diduga dengan cara tak wajar.

Pasalnya, di tubuh pasien terdapat luka-luka diduga tanda kekerasan.

Keluarga pun tak terima dan melaporkan kejadian ini kepada polisi.

Keluarga pasien, Simsa Kristanto (23), menceritakan kejadian yang menimpa pamannya tersebut. Pamannya, Pendi, memang mengidap gangguan kejiwaan sejak lama.

Minggu (16/6/2019) kemarin, penyakit Pendi tiba-tiba kambuh. Lalu pada Senin (17/6/2019) lalu, Pendi dibawa ke RSJ Prof dr Soerojo Magelang.

RSJ Kota Magelang Layani Vaksinasi Meningitis Internasional

"Pak Pendi sudah lama menderita gangguan kejiwaan. Biasanya dia itu tenang, tetapi pas kumat, dia itu pulang ke rumah, bawa sampah-sampah, apa saja dia bawa ke rumah. Dia pun hendak dibawa ke RSJ, sempat berontak, tetapi akhirnya sore itu tenang, dan bisa dibawa ke rumah sakit," ujar Simsa, Kamis (20/6/2019), seusai pemakaman Pendi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Candi Nambangan, Kota Magelang.

Simsa bercerita, pamannya saat dibawa dalam keadaan fisik yang sehat, sampai keluarga dikabari bahwa pamannya mengalami sesak napas pada Selasa (18/6/2019) malam lalu.

Orangtua Simsa, atau adik dari Pendi pun berangkat ke RSJ untuk melihat kondisinya.

Mereka menunggui Pendi dan baru pulang Rabu (19/6/2019) pagi.

Sepulang menunggui pamannya tersebut, ayah dari Simsa bercerita kalau muka pamannya saat dikunjungi sudah bengap ataupun bengkak.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved