Yogyakarta

Nelayan di Pantai Selatan Yogyakarta Dihimbau Tak Melaut Saat Gelombang Tinggi

DKP DIY tetap menghimbau para nelayan di wilayah pantai selatan DIY untuk mematuhi peringatan BMKG terkait gelombang tinggi.

Nelayan di Pantai Selatan Yogyakarta Dihimbau Tak Melaut Saat Gelombang Tinggi
Tribun Jogja/Wisang Seto Pangaribowo
Sejumlah nelayan di Pantai Baron, Gunungkidul mengamankan perahu miliknya dari terjangan gelombang tinggi yang menerjang sejak Selasa (11/6/2019) dinihari. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY tetap menghimbau para nelayan di wilayah pantai selatan DIY untuk mematuhi peringatan BMKG terkait gelombang tinggi.

Meski nelayan disarankan tidak melaut, pihak DKP  tetap optimistis produksi ikan tetap mencapai target 6.500 ton.

“Kami menhimbau agar nelayan tetap berhati-hati dan jangan melaut dulu karena bahaya  sesuai dengan peringatan BMKG gelombang capai 5-6 meter," paparnya pada Tribunjogja.com, Rabu (19/6/2019).

Meski demikian, dia mempercayai para nelayan mengetahui kondisi lapangan. 

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Bahkan, soal gelombang tinggi pun para nelayan sudah hafal dengan ciri-cirinya.  

Untuk produksi ikan pun pihaknya tetap optimis akan terpenuhi target 6.500 ton. 

Dia menyebutkan, musim ikan akan dimulai pada Agustus, September dan Oktober. 

Pada bulan tersebut,  biasanya produksi ikan bisa mencapai separuhnya.  

"Saat gelombang tinggi memang tidak ada produksi ikan. Tetapi, nelayan akan mengejar dengan meningkatkan trip setelah kondusif," jelasnya.

Adapun pihaknya juga mengingatkan ancaman gelombang tinggi ini juga memacu kerusakan pada perahu nelayan.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved