Sleman

Jalan Tol Yogya-Solo Tidak Boleh Ganggu Keberadaan Cagar Budaya

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY turut urun rembuk dalam pembangunan jalan tol Yogya-Solo.

Jalan Tol Yogya-Solo Tidak Boleh Ganggu Keberadaan Cagar Budaya
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY turut urun rembuk dalam pembangunan jalan tol Yogya-Solo.

Pasalnya, alternatif trase yang diusulkan dipastikan akan bersinggungan dengan cagar budaya.

BPCB DIY pun memberikan rekomendasi trase mana yang paling sedikti bersinggungan dengan cagar budaya, jika tol jadi dibangun.

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Muhammad Taufik selaku Kepala Unit Penyelamatan, Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB DIY, saat dikonfirmasi Selasa (18/6/2019) mengatakan sebelumnya ada tiga trase dalam pembangunan jalan tol Yogya-Solo, yakni yang melewati Prambanan, Sambisari dan melewati Piyungan.

"Yang paling sedikit bersinggungan yakni yang dari Lotte mart, ke arah Sambisari, tembus ke dusun pondok, smp kalasan 2, terus tembus ke Manisrenggo. itu yang sedikit benturannya dengan cagar budaya," ujarnya pada Tribunjogja.com.

Ia mengatakan dari Lotte Mart sampai Sambisari tidak ada laporan temuan situs baru, yang ada hanyalah candi sambisari saja.

Namun rute dari Maguwo hingga Prambanan, dipastikan banyak sekali ditemukan situs cagar budaya.

Tidak Akan Ada Pembangunan Jalan Tol ke Bandara YIA Kulonprogo, Ini Penjelasan Sri Sultan HB X

"Dari lotte mart sampai pondok itu dibikin jalan layang. Jadi tidak menggangu cagar budaya," ujarnya.

"Sultan kan tidak memperbolehkan jalan yang melanggar cagar budaya, kalau ke arah solo pasti akan bersinggungan dengan cagar budaya, nah yang paling sedikit trase yang itu (lotte mart-sambisari-pondok-manisrenggo)," imbuhnya.

Ia menambahkan, meski rute prambanan akan dibangun sistem layang, hal itu juga tidak direkomendasikannya.

"Ada juga rencana jalan tol di atas jalan yang sudah ada, kita juga tidak merekomendasikan. Karena kalau di atas jalan yang sudah ada akan melewati Prambanan, nanti jalannya akan lebih tinggi dari Candi Prambanan," bebernya.

Rekomendasi Trase Tol Yogyakarta Solo dari BPCB, Jalur Ini Minim Bersinggungan dengan Cagar Budaya

Sebelumnya, Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan bahwa pembangunan tol ini merupakan kewenangan pusat, yakni di bawah BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) baik dari perencanaan maupun pelaksanaannya.

Sedangkan yang menjadi korelasi dengan pemerintah daerah adalah penentuan ruas jalan.

Kemudian untuk pembangunan tol ruas Yogya-Solo masih belum disepakati untuk ruas antara perbatasan Jawa Tengah dengan DIY.

"Jawa Tengah nanti kayaknya ujungnya di Manisrenggo, untuk Yogya ini belum ada kata sepakat. Banyak hal yang harus diperhatikan," tuturnya.(*)

Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved