Bantul

Festival Pisang Tampilkan Pisang Lokal Asli Bantul

Festival ini bertujuan untuk mewujudkan efisiensi dan diversifikasi pendapatan kesejahteraan petani.

TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Puluhan tandan pisang jenis ambon, raja, dan kepok dinilai dalam lomba tanaman pisang Festival Pisang, Kamis (20/6/2019) pagi di Pendopo Kompleks Pemda II Bantul, Manding. 

"Bisa sampai 8 tangkup atau 16 sisir, bawah atas ukurannya sama," ungkapnya.

Pisang Berlin ini juga sudah melalui proses sertifikasi dan mendapat hak paten pisang asli Bantul.

Bupati Bantul Suharsono menyebut, potensi pisang di Bantul cukup bagus karena berbagai jenis pisang menjadi andalan di Bantul seperti Pisang Kepok, Pisang Ambon, dan Pisang Raja.

Ini Manfaat Makan Pisang 4 Hari Berturut-turut

"Potensi pisang bagus, semua kecamatan ada, Pisang Kepok, Raja, Ambon dan Berlin ini," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Suharsono juga memborong enam tandan pisang yang dilombakan.

Termasuk pisang raja dan pisang kepok milik Suripto yang turut dibeli oleh Suharsono.

Suripto mengaku senang dua tandan pisang hasil budidayanya dibeli oleh Bupati Bantul.

Pada festival pisang tahun lalu, pisang ambon hasil budidayanya juga mendapat juara pertama.

"Ikut festival sudah dua kali. Pernah juara 1 pisang ambon satu tandan 12 sisir dapat Rp 2 juta," katanya sambil tersenyum lebar.

Suripto menambahkan, ia menanam tanaman pisang hanya di pekarangan saja.

Ia tak menyediakan lahan khusus.

"Ditanam di tepi pekarangan saja. Pisang raja, pisang ambon butuh waktu 100-110 hari. Paling lama pisang kepok, butuh waktu 4 bulan," terangnya.(*)

Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved