Ekspresi Tukang Todong Penumpang Angkot di Medan Dengar Dituntut 9 Tahun Penjara, Tinggi Kali Ya?

Pelaku perampasan di angkot hingga korban meninggal dunia, Josua Aritonang dituntut 9 tahun penjara, Rabu (19/6/2019) di Medan

Ekspresi Tukang Todong Penumpang Angkot di Medan Dengar Dituntut 9 Tahun Penjara, Tinggi Kali Ya?
Tribunmedan
Pelaku perampasan di angkot hingga korban meninggal dunia, Josua Aritonang dituntut 9 tahun penjara, Rabu (19/6/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Medan. 

Pelaku penodongan di angkot hingga korban meninggal dunia, Josua Aritonang dituntut 9 tahun penjara, Rabu (19/6/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Jaksa Penuntut Umum (JPU), Vernando Agus menuntut terdakwa dengan pasal 365 ayat (4) KUHPidana tentang pencurian berujung kematian.

.

Pelaku perampasan di angkot hingga korban meninggal dunia, Josua Aritonang dituntut 9 tahun penjara, Rabu (19/6/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Pelaku perampasan di angkot hingga korban meninggal dunia, Josua Aritonang dituntut 9 tahun penjara, Rabu (19/6/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Medan. (Tribunmedan)

"Menuntut terdakwa Roy Hefry Simorangkir dengan dakwaan primer, diancam pidana dalam 365 ayat (4) KUHPidana tentang pencurian berujung kematian dengan pidana penjara selama 9 tahun," terangnya dihadapan Hakim Ketua Deson Togatorop dikutip Tribunjogja.com dari Tribunmedan.

Perbuatan terdakwa membuat korban Akbar Riani Salim Simbolon meninggal dunia usai melompat dari dalam angkot pada Januari 2019 lalu.

Usai pembacaan tuntutan, terdakwa tampak kebingungan dan malah bertanya kepada Jaksa yang membawanya.

"Pak, tadi saya dituntut berapa ya?" tanya pria 21 tahun ini kepada jaksa.

Gadis Pemulung Ini Sukses Dapat Beasiswa dan Jadi Lulusan Terbaik di Australia

Akhirnya, Pengacara dari LBH Menara Keadilan, Desi Riana menjawab pertanyaan terdakwa.

"Sembilan tahun tadi tuntutannya," terangnya di depan ruang Cakra 7.

Hal tersebut membuat terdakwa seketika bingung dan cetus menjawab "Loh kok tinggi kali ya," tuturnya dengan raut wajah murung dan ketakutan.

Langsung saja terdakwa langsung diamankan menuju rumah tahanan sementara PN Medan.

Halaman
1234
Editor: iwe
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved