Balas Pesan Chat Atasan Pakai Emoji Malah Berakhir Pemecatan

Tidak bisa sembarang menggunakan, ternyata penggunaan emoji serampangan bisa berakibat buruk bagi penggunanya seperti yang terjadi di China ini

Balas Pesan Chat Atasan Pakai Emoji Malah Berakhir Pemecatan
ist
Emoji 

TRIBUNJOGJA.COM - Saat ini, berbagai emoji tersedia di berbagai platform media sosial untuk memudahkan pengguna dalam menyingkat teks yang panjang atau mengungkapkan ekspresi tertentu.

Setiap emoji mempunyai makna yang berbeda-beda. 

Tidak bisa sembarang menggunakan, ternyata penggunaan emoji serampangan bisa berakibat buruk bagi penggunanya seperti yang terjadi di China ini.

Seorang karyawan sebuah bar di Changsa, provinsi Hunan, China harus kehilangan pekerjaannya gara-gara emoji.

Dia menjawab pesan  dari manajernya dengan emoji "OK" lewat aplikasi WeChat.

Sang manajer lewat pesannya dalam grup Wechat meminta karyawan perempuan itu untuk mengirim dokumen yang akan digunakan dalam rapat.

Si karyawan kemudian membalas dengan jawaban "OK" tetapi dengan menggunakan emoji.

"Anda harus menggunakan teks untuk membalas pesan yang Anda terima. Apakah Anda tak tahu peraturan itu?" demikian balasan sang manajer usai menerima jawaban berupa emoji.

Beberapa menit kemudian, sang manajer mengatakan kepada si karyawan untuk menghubungi HRD dan menyampaikan surat pengunduran diri.

"Ini kasus sungguhan. Pengunduran diri masih dalam proses," ujar karyawan itu kepada situs berita BTime.

Halaman
12
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved