Aksi Pasutri Pertontonkan Adegan Ranjang di Depan Anak-anak Terhenti oleh Tindakan Cepat Guru Ngaji

Aksi Pasutri Pertontonkan Adegan Ranjang di Depan Anak-anak Terhenti olrh Tinfakan Cepat Guru Ngaji

Aksi Pasutri Pertontonkan Adegan Ranjang di Depan Anak-anak Terhenti oleh Tindakan Cepat Guru Ngaji
(KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA)
Fakta Lain Terkuak, Anak Pasutri Asal Tasikmalaya Ternyata Ikut Nonton Adegan Ranjang Orang Tuanya! 

TRIBUNJOGJA.COM - Sepasang suami istri tiba-tiba saja bikin heboh para orang tua di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Bagaimana tidak, pasutri asal Tasikmalaya ini kepergok pertontonkan adegan ranjang secara 'live' pada anak-anak yang tinggal di sekitar rumah mereka.

Tidak gratis, tontonan dewasa itu dikenakan tarif sebesar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per anak.

Mirisnya lagi, para anak-anak yang sudah membayar diperbolehkan masuk ke kamar dan merekam hubungan intim pasangan suami istri tersebut.

Bayinya Nyaris Meninggal karena Banyak Disentuh Orang, Seorang Ayah Tulis Pesan Ini

Dilansir dari laman Kompas.com, pasangan suami istri ini ternyata memang sengaja mengumpulkan anak-anak di bawah umur yang penasaran ingin menonton.

Namun sepertinya sepak terjang pasutri berinisial ES (24) dan LA (24) ini harus terhenti setelah salah satu warga di kampungnya mencium kelakuan busuk mereka.

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tasikmalaya Kota telah menangkap pasutri tersebut pada Selasa (18/6/2019).

"Laporan ini berawal dari para orang tua yang resah dengan kelakuan suami istri tersebut."

"Awalnya hanya informasi mulut ke mulut, sampai akhirnya pengakuan dari anak-anak yang pernah menonton dan membenarkan kejadian tersebut," jelas Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, seperti dikutip dari Kompas.com.

Setelah keduanya ditangkap, terkuaklah beberapa fakta yang miris dan mencengangkan.

Halaman
123
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved