Tragis! Bayi 6 Bulan Tewas Jatuh Tercebur ke Ember Berisi Air Keras

Bayi berusia enam bulan tewas secara mengenaskan setelah terjatuh ke dalam ember berisi air keras. Bayi perempuan itu terjatuh dari meja

Tragis! Bayi 6 Bulan Tewas Jatuh Tercebur ke Ember Berisi Air Keras
Mail Online
Ember tempat air keras 

Tragis! Bayi 6 Bulan Tewas Jatuh Tercebur ke Ember Berisi Air Keras

TRIBUNJOGJA.com - Bayi berusia enam bulan tewas secara mengenaskan setelah terjatuh ke dalam ember berisi air keras. Bayi perempuan itu terjatuh dari meja tempat orangtua menidurkan bayi malang ini.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di sebuah pasar tradisional di Kota Bacolod, Provinsi Negros Occidental, Filipina.

Dikutip dari Mail Online, Rabu (19/6/2019), ibu bayi yang tak disebutkan identitasnya ini menjelaskan kepada polisi bagaimana kronologi kejadian tersebut.

Kejam! Ibu Hamil Siram Bayi Orang di Restoran dengan Kuah Sup Panas, Kesal Karena Berisik

Bayi yang Lahir di Kereta Api Ini Dapat Tiket Gratis selama 25 Tahun

Viral Curhatan Seorang Ayah Bawa Bayi ke Kondangan, Dipegang Banyak Orang Lalu Alami Kelainan Kulit

Ia mengatakan bahwa ia dan suaminya memang tak pulang ke rumah dan memilih untuk beristirahat di kios pasar mereka lantaran kecapekan. Bayi mereka juga ditidurkan di kios itu di atas meja. Sementara ayah, ibu dan kakaknya tidur di sekitarnya.

Mereka seketika terbangun begitu mendengar ada suara jatuh tercebut ke dalam ember berisi cairan asam pekat atau air keras yang biasa mereka gunakan untuk membersihkan karat pada logam.

Ternyata suara barang jatuh itu adalah bayi mereka yang tercebur ke dalam ember.

Seorang Wanita Tega Siram Air Keras ke Wajah Temannya Sendiri, Alasannya Karena Cemburu

Wanita Ini Bunuh Suaminya dan Menyiram Air Keras ke Selingkuhannya agar Bisa Bersama

Kalap! Suami Tega Siram Air Keras Ke Wajah Mantan Istrinya

Mereka menduga bahwa bayi mereka terbangun kemudian berusaha untuk meraih sesuatu hingga terjatuh ke dalam ember.

Mereka kemudian melarikan bayi mereka ke rumah sakit terdekat, yakni di Corazon Locsin Montelibano Memorial. Namun bayi malang ini sudah dalam kondisi meninggal dunia begitu sampai di rumah sakit.

Sementara itu, bibi sang bayi, Marinel Palacios meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan kedua orangtuanya. Karena dia tahu bahwa kedua orang tua bayi malang itu memperlakukan bayinya dengan penuh kasih sayang.

Mereka tetap merawat sang bayi meskipun mereka sibuk dan lelah bekerja di pasar.

Musibah itu terjadi murni karena kecelakaan dan ketidaksengajaan.

Adapun polisi saat ini masih menyelidiki kasus tersebut. "Sejauh ini penjelasan dan keterangan dari pihak keluarga cukup masuk akal," kata Kapten Kepolisian Elmer Bonilla. (*)

Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved