Sport

Petenis DIY Melaju ke Semifinal Kejurnas Tenis Detec Open 2019

Latifasih melaju ke babak semifinal seusai unggul atas unggulan ketiga Fransesca Heidi (Purworejo), 6-1, 6-3, (3) di babak perempat final.

Petenis DIY Melaju ke Semifinal Kejurnas Tenis Detec Open 2019
tennis.com.au
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Petenis junior Bantul, Latifasih Maharani, melaju ke babak semifinal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior Amman-Mineral Detec Open 2019 nomor tunggal Kelompok Umur 14 tahun dk Lapangan Tenis RS DKT, Rabu (19/6/2019).

Latifasih melaju ke babak semifinal seusai unggul atas unggulan ketiga Fransesca Heidi (Purworejo), 6-1, 6-3, (3) di babak perempat final.

Di babak semifinal, Latifasih yang merupakan unggulan ke-7 akan bertemu unggulan pertama, Kholisa Siti (Kudus) yang sebelumnya menang 6-1, 6-1 atas Naaila Jihan (Jember).

Petenis Jawa Timur Kuasai KU 8 Red Ball Amman Detec Open 2019 

Di laga semifinal lainnya di KU-14 putri, akan mempertemukan petenis Bandung, Joanne Lynn yang menang atas petenis Bantul, Nasywa R 6-4, 6-4 di perempatfinal, dengan Lailatul Fajria (Banjarmasin) yang menumbangkan petenis Riau, T Naura Nur di babak perempatfinal dengan skor 6-4, 4-6, (4).

Selain Latifasih, DIY turut menyumbang satu tempat di perempatfinal KU-14 tahun putra melalui M Rizky Varrellito.

Petenis putra andalan DIY tersebut melaju ke babak perempatfinal setelah menang atas Rapael Dandi (Semarang) dengan dua set langsung, 6-4, 6-0.

Sayang, keberhasilan Varrel ini tak diikuti petenis DIY lainnya setelah M Pijar Prawira (Gunungkidul) terhenti usai sai kalah 0-6, 2-6 dari Jahfal Munakana (Sukoharjo) dan Janieka Rahma (Bantul) juga kalah dari Rifdan Alif (Malang) dengan skor 6-0, 6-0. Begitu pun, Faizal Krisna Jati yang (Bantul) yang dikandaskan Rexy Ibrahimovic (Banyumas) 4-6, 3-6.

Kejurnas Tenis Yunior Detec Open 2019 Siap Digelar di Yogyakarta

Hasil lain untuk tunggal putra KU-14 tahun yakni, Nathanael Santoso (Pati) vs M Hidayatul (Bandung) 6-3, 6-2, Ahmad Bey (Ciamis) vs Valentino Bagas (Tangsel) 6-0, 4-6, (8), Andika Risqi (Pati) vs Mustafa Maliq (Solo) 6-2, 6-0, Nur Alfacry (Cianjur) vs Jefry Ulinuha (Kudus) 6-4, 6-2.

Sedangkan untuk KU lainnya, petenis asal DIY yang berhasil melaju diantaranya, di KU-12 tahun putra, Fabian Rakhan (Bantul) menang atas Matthew Subekti (Semarang) dengan skor 8-5, Raysel Trianda (Yogya) menang 8-1 atas Morgan (Semarang), Rais Kusuma (Yogya) menang atas Arya Dika (Bali) 8-2. Serta KU-18 tahun putra, Fajar Amarta (Sleman) menang 7-5, 6-1 atas Septian Eka.

Pengelola Deddy Prasetyo Tennis Club (Detec), Deddy Prasetyo mengatakan, penjaringan atlet berbakat bakal dilakukan di ajang ini melalui camp PB Pelti yang bakal dilakukan.

Wakabid Binpres PB Pelti ini berharap dengan digelarnya camp bagi petenis muda ini, nantinya prestasi tenis Indonesia dapat meningkat.

"Petenis potensial akan kami bawa ke-camp untuk KU-12, KU-14, dan KU-16 untuk mengangkat mereka ke internasional. Kemarin kami berhasil juara ASEAN untuk KU-12 tahun, mudah-mudahan ini bisa kami pertahankan tahun ini dan meningkat untuk di KU-14 tahunnya," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved