Soccer Style

Demi PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales Kesampingkan Target Pribadi

Ia tidak akan memaksakan diri untuk mencetak gol ketika rekannya memiliki peluang yang lebih besar.

Demi PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales Kesampingkan Target Pribadi
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Penyerang PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales saat hadir pada launching tim di Balaikota Yogya, Selasa (18/6/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyerang PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales, memilih mengesampingkan mengejar rekor pribadi sebagai pencetak gol terbanyak atau top scorer di kompetisi Liga 2 2019 nanti.

Sebab, Gonzales menyebut sebagai seorang striker, ia tidak akan memaksakan diri untuk mencetak gol ketika rekannya memiliki peluang yang lebih besar.

Musim lalu, pemain kelahiran Montevideo 42 tahun silam ini terbukti masih bertaji lewat 15 gol yang mengantar tim PSS Sleman promosi sekaligus menyandang gelar juara kompetisi kasta kedua.

Renesola Resmi Jadi Sponsor Utama PSIM Yogyakarta

Berkat pencapaiannya tersebut, pemain berjuluk El Loco tersebut pun digadang-gadang menjadi kandidat kuat pencetak gol terbanyak bersama tim anyarnya, PSIM Yogyakarta.

Bahkan, El Loco juga diberi tanggung jawab ekstra untuk mengemban ban kapten Laskar Mataram musim ini.

"Kalau saya berpikir target untuk diri sendiri berarti egois, target saya PSIM menang, saya pikir pertama dulu tim, apa bisa kerja bersama agar menang, tak peduli siapa yang cetak gol, entah itu Maitimo atau pemain lain," ujar Cristian Gonzales.

Lebih lanjut, Gonzales menuturkan yang dipikirkan olehnya saat ini timnya kuat mental dan bisa konsisten menjaga performa karena target perjalanan panjang Liga 2 ini adalah PSIM lolos Liga 1.

Usung Spirit of 2005, PSIM Yogyakarta Resmi Rilis Skuat dan Jersey Terbarunya di Liga 2 2019

"Materi kami mungkin bukan luar biasa, tapi kami merasa punya materi cukup bagus, tinggal disiplin dan mau kerja keras saja agar lolos Liga 1," ujarnya.

Mengenai persaingan menuju tangga promosi, Gonzales pun memiliki tanggapan pribadi.

"Kami tentu tak bisa berpikir bahwa Mitra Kukar, Sriwijaya, PSMS akan menurun kekuatannya (karena terdegradasi), kami belum melihatnya sendiri karena pertandingan belum dimulai," pungkas pemain bernomor punggung 10 ini.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved