Kota Yogyakarta

BPBD Kota Yogyakarta Berencana Bikin Taman Edukasi Mitigasi Bencana

Hal ini untuk memberikan edukasi tentang mitigasi bencana tak hanya untuk orang tua tapi juga untuk anak-anak.

BPBD Kota Yogyakarta Berencana Bikin Taman Edukasi Mitigasi Bencana
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Kantor BPBD Kota Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam rangka memberikan edukasi tentang mitigasi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta berencana membangun taman edukasi mitigasi bencana.

Hal ini untuk memberikan edukasi tentang mitigasi bencana tak hanya untuk orang tua tapi juga untuk anak-anak.

"Ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana di kota ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Hari Wahyudi kepada TribunJogja.com, Rabu (19/6/2019).

Perhatikan Mitigasi Bencana, BPBD DIY Sebut Lahan NYIA Rawan Tsunami

Taman tersebut rencananya bakal diberi nama Tamiya atau Taman Mitigasi Bencana Yogyakarta.

Namun, kata Hari, nama tersebut masih ada kemungkinan untuk berubah.

Hari melanjutkan pembangunan taman bernama Tamiya tersebut rencananya akan dibangun di bekas SD Negeri Patangpuluhan Kota Yogyakarta yang mana saat ini bangunan tersebut dimanfaatkan untuk pos logistik dan relawan BPBD Kota Yogyakarta.

"Aset bangunan sekolah dasar tersebut sudah diserahkan ke kami," beber Hari.

Pihaknya saat ini mengaku bakal segera menyusun konsep dan perencanaan untuk pembangunan taman, termasuk mulai mengajukan kebutuhan anggaran melalui anggaran perubahan 2019.

KKN UGM Berdayakan Warga Carita Kembangkan Mitigasi Bencana

Selain sarana dan prasarana untuk edukasi mengenai mitigasi bencana, taman tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti 'wall climbing', hingga 'flying fox'.

Hari melanjutkan, untuk teknis pembangunan, ia mengaku akan melakukan secara bertahap dan akan disesuaikan dengan beberapa potensi bencana yang ada di Kota Yogyakarta.

Diantaranya gempa bumi, angin kencang, longsor, dan banjir.

"Harapan kami tentu fasilitas tersebut menarik minat masyarakat, termasuk anak-anak, untuk lebih mengenal upaya mitigasi bencana sehingga kesadaran dan kewaspadaan mereka terhadap potensi bencana semakin meningkat," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved