Sleman

Wujud Penghargaan Jasa Pejuang, IKAL DIY Inisiasi Pemancangan Bambu Runcing di Makam Veteran

Sebagai generasi penerus, kata dia diharapkan dengan adanya pemancangan bambu runcing bisa menambahkan rasa semangat nasionalisme dan patriotisme.

Wujud Penghargaan Jasa Pejuang, IKAL DIY Inisiasi Pemancangan Bambu Runcing di Makam Veteran
Istimewa
IKAL DIY bersama DPC Legiun Vetaran Republik Indonesia (LVRI) Sleman melakukan pemancangan bambu runcing di makam pejuang kemerdekaan RI, Almarhum Tukiran Adipawiro, di makam Karang, Banyurejo, Tempel, Sleman, Selasa (18/6/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Komisariat (IKAL) DIY bersama DPC Legiun Vetaran Republik Indonesia (LVRI) Sleman melakukan pemancangan bambu runcing di makam pejuang kemerdekaan RI, Almarhum Tukiran Adipawiro, di makam Karang, Banyurejo, Tempel, Sleman, Selasa (18/6/2019).

Selain makam Almarhum Tukiran Adipawiro, IKAL DIY turut memberikan bantuan nisan logo Karya Dharma dan pemancangan bambu runcing kepada 14 makam veteran lainnya di wilayah Ranting LVRI Tempel.

Ketua IKAL DIY, Sugiyanto Harjo Semangun mengatakan, hal tersebut merupakan wujud dharma bhakti IKAL DIY kepada para veteran para pendahulu pembela bangsa.

Veteran Serangan Umum: Saya Prihatin dengan Kondisi Bangsa saat Ini

"Tanpa beliau-beliau semua, baik yang sudah wafat atau yang hari ini hadir dalam halal bihalal, kita tidak akan menikmati kemerdekaan seperti sekarang ini," kata Sugiyanto dalam kesempatan Halal bi Halal di rintisan desa wisata SHS Socio Eco Preneur Dusun Pokoh, Tempel, Selasa (18/06/2019) siang.

Tak hanya itu, menurutnya keteladanan para veteran haruslah terus diwariskan kepada seluruh generasi bangsa sebagaimana nilai-nilai atau paradigma yang diyakini Panglima Besar Jenderal Soedirman, yaitu Lima Setia dan Lima Diri.

"Falsafah lima setia itu terdiri dari, pertama, Setia Akidah, yaitu manusia dalam menjalani kehidupannya hendaknya selalu setia kepada Tuhan YME. Kedua, Setia Ibadah, yaitu menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarangnya. Ketiga, Setia Ilmu, yaitu menempatkan anugerah tertinggi manusia berupa akal pikiran hanya dan hanya untuk kebenaran dan kebaikan. Keempat, Setia Berkorban, yaitu hidup bukanlah untuk mendapatkan sesuatu, melainkan untuk memberikan sesuatu kepada sesame, dan Kelima, Setia Perjuangan, yaitu sepenuh hidup merupakan laku perjuangan untuk mewujudkan cita-cita mulia," bebernya.

Sedangkan falsafah lima diri Jenderal Soedirman menurutya adalah mengenal diri dengan seksama, tahu diri, percaya diri, jati diri, serta ketekunan dan kesabaran.

Lebih lanjut, Sugiyanto menuturkan bila ia merasa prihatin dengan generasi muda saat ini yang ahistoris, nasionalismenya meluntur, dan lebih menyukai hal hal yang bersifat instant atau enggan berproses.

Richard Overton, Veteran dan Pria Tertua di AS Meninggal di Usia 112 Tahun

"Dengan meneladani jasa para veteran diharapkan generasi muda akan menjadi pemimpin ideal sebagaimana yang dicita-citakan para pejuang bangsa, yaitu bahwa pada dasarnya tak ada seorang pemimpinpun yang tidak menginginkan rakyatnya tidak sejahtera," kata Sugiyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC LVRI Sleman, H Sumardjo melalui kegiatan pemancangan bambu runcing ini bisa lebih mengenalkan masyarakat pada para pejuang kemerdekaan yang terdekat di lingkungan mereka.

"Pemancangan bambu runcing di makam pejuang veteran sangat penting karena untuk menandai bahwa di situ ada makam pahlawan, agar masyarakat sekitar dan para pemuda tahu bagaimana perjuangan para pahlawan dan pejuang veteran yang merebut kemerdekaan, sehingga mereka akan sadar dan bisa melanjutkan perjuangan para veteran ini," tuturnya.

Sebagai generasi penerus, kata dia diharapkan dengan adanya pemancangan bambu runcing bisa menambahkan rasa semangat nasionalisme dan patriotisme.

Sebab, menurutnya ini sangat penting ditengah rasa nasionlasime dan patriotisme dikalangan generasi muda yang mulai tergeser oleh kemajuan jaman.

Wariskan Semangat 45 Pada Generasi Muda Jadi Tujuan Utama dalam HUT LVRI ke-61

"Setiap pemuda memberikan kontribusi kepada negara sesuai dengan kemampuan atau keahlian masing-masing untuk mensejahterakan negara ini," pungkasnya.

Adapun dalam kesempatan tersebut, hadir Dandim 0732/Sleman, Letkol. Inf. Diantoro, mewakili Bupati Sleman yaitu Staf Bupati Bid Kesra Doktor Suci Iriani Sinuraya, Ketua PEPABRI DIY Mayor Jend (purn) Fajar Budianto, Pimpinan Markas Cabang LVRI Sleman, Pengurus dan anggota IKAL DIY, unsur musyawarah pimpinan Kecamatan Tempel, serta unsur Pemerintah Desa Banyurejo.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved