Kota Yogya

Selama Musim Lebaran 2019, Kedatangan Penumpang di Terminal Giwangan Turun 10,26%

Dari mulai H-7 lebaran sampai dengan H+7 lebaran, tercatat sebanyak 238.202 penumpang yang turun di Terminal Giwangan.

Selama Musim Lebaran 2019, Kedatangan Penumpang di Terminal Giwangan Turun 10,26%
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Suasana di Terminal Giwangan Yogyakarta. Pemerintah melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub) berencana merevitalisasi terminal ini tahun 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pada musim lebaran 2019, secara keseluruhan jumlah kedatangan penumpang di Terminal Giwangan, yang merupakan terminal tipe A di DIY turun sebanyak 10,26% dibandingkan dengan musim lebaran 2018.

Pengelola Administrasi Terminal Giwangan, Aji Fajar Windrato menjelaskan, memang ada kecenderungan penurunan kedatangan penumpang di Terminal Giwangan pada musim lebaran kali ini.

Dimana dari mulai H-7 lebaran sampai dengan H+7 lebaran, tercatat sebanyak 238.202 penumpang yang turun di Terminal Giwangan.

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Di 2018 sendiri, tercatat setidaknya terdapat 262.640 penumpang yang datang melalui Terminal Giwangan.

"Kalau penumpang datang menurun. Penyebab penurunan karena pengaruh faktor kendaraan pribadi, mobil, motor. Kemudian sekarang tol sudah nyaman, mungkin jadi pilihan sendiri juga bagi pemudik, mungkin juga enak pakai mobil," terangnya pada Tribunjogja.com.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan jumlah keberangkatan penumpang dari Terminal Giwangan.

Aji mengungkapkan, untuk kedatangan penumpang ada kenaikan sebesar 3,06%, yakni sebesar 274.946 penumpang dibandingkan dengan 2018 yang hanya sekitar 266.527 penumpang.

Wali Kota Yogya Berharap Pengelolaan Terminal Giwangan oleh Pemerintah Pusat

Menurutnya, kebanyakan penumpang yang naik dari Terminal Giwangan didominasi tujuan Jakarta dan Surabaya.

Selain itu, juga ada penumpang dengan tujuan wisata lokal seperti halnya menuju Wonosari maupun Parangtritis.

"Kenaikan untuk yang berangkat. Termasuk juga pengaruh angkutan dalam provinsi dan bus perkotaan wisata di jogja, pemudik sekitar Jogja itu yang banyak. Yang paling banyak antar provisi, ke Jakarta, Surabaya," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved