Bisnis

Libur Lebaran, PHRI Sleman Sebut Okupansi Hotel Tinggi

Joko Paromo Ketua PHRI Sleman mengatakan angka okupansi selama libur lebaran mencapai 100 persen dan bertahan beberapa hari.

Libur Lebaran, PHRI Sleman Sebut Okupansi Hotel Tinggi
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Joko Paromo, Ketua PHRI Sleman saat ditemui media 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman mengakui selama libur lebaran lalu, permintaan jasa perhotelan berbintang dengan jumlah kamar diatas 100 kamar di kawasan Kabupaten Sleman sangat tinggi.

Joko Paromo Ketua PHRI Sleman mengatakan angka okupansi selama libur lebaran mencapai 100 persen dan bertahan beberapa hari.

"Okupansi tertinggi rata-rata dimulai tanggal 5 hingga 8 Juni lalu, sekitar 90-100 persen. Bervariatif," katanya kepada TribunJogja.com, Selasa (18/6/2019).

PHRI Yogyakarta : Okupansi Hotel Masih di Kisaran Angka 40 Persen

Angka okupansi yang tinggi tersebut sempat bertahan hingga beberapa hari sebelum akhirnya mulai menurun secara perlahan.

Seiring masa libur lebaran yang telah usai.

Namun Joko memastikan, penurunan angka okupansi tak drastis hanya berkisar antara 20-30 persen.

"Sekarang masih diangka 70an persen rata-ratanya," tambahnya.

Joko menyebut selama masa libur lebaran memang permintaan jasa perhotelan berbintang memang sangat tinggi.

Padahal di Sleman ada sekira seratusan hotel berbintang yang siap melayani.

Menurut Joko hal ini merupakan angin segar bagi pengusaha jasa akomodasi mengingat masyarakat masih memilih hotel sebagai lokasi menginap.

Sambut NYIA, PHRI Sleman Sebut Pembangunan Hotel Baru Belum Mendesak

Halaman
12
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved