Kota Yogya

Dapat Keluhan, Dinsos Kota Yogya Optimalkan Pelayanan

Dinas Sosial Kota Yogyakarta menerima keluhan dari masyarakat terkait dengan pelayanan di Panti Wredha Budhi Dharma.

Dapat Keluhan, Dinsos Kota Yogya Optimalkan Pelayanan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Dari 60 lansia yang dibina, masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda.

Lansia Harus Tetap Diperhatikan Agar Hidupnya Tidak Terlantar

Ia melanjutkan, pihaknya telah melakukan observasi dan melakukan pembinaan kepada ASN UPT Budhi Dharma.

Pihaknya pun akan mengoptimalkan perawat, ahli gizi, dan petugas kebersihan.

Ada sekitar 11 ASN, 9 tenaga perawat dan ahli gizi yang siap melayani.

"Yang disampaikan itu adalah ruang observasi dan isolasi. Ruang tersebut memangg khusus, lansia di sana berasal dari jalanan,masih observasi dulu, dan belum mandiri. Kalau bagian depan sudah mandiri. Karakternya beda-beda, ada yang suka nyusuh (mengumpulkan barang bekas), kalau dibersihkan malah marah," jelasnya.

Ia berharap ada masukan-masukan lagi dari masyarakat agar pelayanan Dinas Sosial sesuai dengan harapan masyarakat.

"Kami tekankan pada petugas, bahwa yang kita layani adalah orangtua kita sendiri. Sehingga dalam pelayanan benar-benar dari hati. Kami akan supervisi terus, dan mohonmasukan dari masyarakat supaya pelayanan Dinsos sesuai dengan harapan masyarakat," terangnya.

Dompet Dhuafa Yogyakarta Launching Gerakan Relawan Lansia Indonesia

Terpisah, Koordinator Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba mengaku prihatin atas kondisi tersebut.

Ia pun ingin agar Dinas Sosial Kota Yogyakarta segera merespon.

"Forpi Kota Yogyakarta merasa sangat prihatin atas kondisi tersebut. Seharusnya ada respon segera dariPemkot, dalam hal inii Dinsos. Jika persoalan masih kurang tenaga, maka perlu ada penambahan. Tentu nanti akan merembet pada anggaran,dan harus dibicarakan dengan DPRD Kota Yogyakarta," ujarnya.

Forpi Kota Yogyakarta pun dalam waktu dekat akan segera melakukan peninjauan.

Pihaknya ingin memastikan kondisi Budhi Dharma. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved