Travel

Selama Libur Lebaran, Monjali Diserbu Ribuan Wisatawan

Monumen Jogja Kembali (Monjali) menjadi salah satu spot wisata keluarga dan edukasi yang cukup ramai dikunjungi saat libur lebaran lalu.

Selama Libur Lebaran, Monjali Diserbu Ribuan Wisatawan
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Monumen Jogja Kembali 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Monumen Jogja Kembali (Monjali) menjadi salah satu spot wisata keluarga dan edukasi yang cukup ramai dikunjungi saat libur lebaran lalu.

Sejak tanggal 6 hingga 10 Juni 2019 lalu terhitung lebih dari 5.000 wisatawan telah mampir ke monumen yang mengingatkan sejarah soal pindahnya ibukota Indonesia ke Yogyakarta tersebut.

Kepala Bagian Operasional Monjali, Nanang Dwinarto mengatakan sejak hari kedua lebaran hingga hari keenam tercatat terjadi peningkatan jumlah wisatawan.

Dengan jumlah kunjungan tertinggi terjadi pada tanggal 8 Juni dengan jumlah 1.588 wisatawan.

"Ada peningkatan selama libur lebaran ini, rata-rata lebih dari seribu wisatawan dalam sehari," katanya kepada TribunJogja.com, Minggu (16/6/2019).

Akhir Pekan, Enaknya Menikmati Sajian Makanan Tradisional Bernuansa Desa di Joglo Mbah Lurah Bantul

Nanang merinci, selama lima hari pertama libur lebaran, pihaknya menerima kurang lebih 5.834 wisatawan.

Hari pertama atau 6 Juni 2019 berjumlah 911 wisatawan, 7 Juni 2019 berjumlah 1.348 wisatawan, 8 Juni 2019 berjumlah 1.588 wisatawan, 9 Juni 2019 berjumlah 1.263 wisatawan dan 10 Juni 2019 berjumlah 724 wisatawan.

Pihaknya berharap wisata sejarah dan museum menjadi pilihan favorit masyarakat untuk berlibur tak hanya anak sekolah, orang tua dan keluarga juga dapat memilih untuk menikmati wisata ini.

"Selain wisata, bermain di museum juga belajar sekaligus menghargai sejarah, memupuk rasa kebanggaan dan rasa nasionalisme," tambahnya.

Mengenal Rr. Mahayu Koesoemo, Influenzer Medsos yang Hobi Menulis Puisi

Selama lebaran Monjali hanya libur saat hari pertama hari raya, selebihnya mulai beroperasi seperti biasa.

Monjali juga memberikan tambahan fasilitas yakni rest area representatif dilengkapi dengan permainan tradisional yang dapat dimainkan oleh anak dan orang tua.

Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati pemutaran film pendek berdurasi lima menit setiap hari serta sajian hiburan berupa musik elektone pada momen tertentu. (Tribunjogja I Wahyu Setiawan Nugroho)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved