Gunungkidul

Dampak Musim Kemarau, 400 Hektare Lahan Pertanian Padi di Gunungkidul Puso

Sekitar 400 hektar lahan pertanian padi di Kabupaten Gunungkidul yang tersebar di 10 kecamatan mengalami puso.

Dampak Musim Kemarau, 400 Hektare Lahan Pertanian Padi di Gunungkidul Puso
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Sekitar 400 hektar lahan pertanian padi di Kabupaten Gunungkidul yang tersebar di 10 kecamatan mengalami puso.

Lahan pertanian padi tersebut puso lantaran musim kemarau datang lebih awal dibandingkan tahun lalu.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnubroto mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke sejumlah wilayah untuk mendata dampak dari datangnya musim kemarau tahun ini.

Hasilnya, ada sekitar 400 hektare lahan pertanian yang mengalami puso.

"Kami bersama tim sudah keliling untuk memantau kekeringan karena ada tahun ini musim kemarau datangnya lebih awal dibandingkan tahun lalu. Hasil dari pantauan langsung kami ada 400 hektar yang mengalami puso,' ujarnya, MInggu (16/6/2019).

Komplotan Ini Bisa Curi 7 Motor Sehari, Pimpinannya Tewas Didor Polisi

Pihaknya mencatat kekeringan sebaran sawah yang mengalami kekeringan di beberapa daerah seperti di Kecamatan Semin sebanyak 75 hektar, Kecamatan Karangmojo 10 hektar, Kecamatan Ngawen 35, Kecamatan Girisubo 6 hektar, Keecamatan Patuk 194 hektar, Wonosari 2 hektar, Playen 13 hektar, Gedangsari 25 hektar, Ponjong 32 hektar, Nglipar 8 hektar.

"Tetapi jika dibandingkan dengan lahan kering kita yang mencapai 58 ribu hektar, 400 hektar yang mengalami kekeringan jika diprosentase tidak sampai satu persen. Upaya yang kami lakukan sudah ada banyak seperti menghimbau petani agar lebih memperhitungkan musim tanam, lalu memberikan bantuan pompa air," ungkapnya. (Tribunjogja I Wisang Seto Pangaribowo)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved