Yogyakarta

Melihat Proses Olahan Limbah Kertas Jadi Barang Seni

Sardiman menjadi seorang sosok kreatif yang melakukan pemanfaatan limbah rumah tangga sampah kertas untuk diubah menjadi barang bernilai tambah.

Melihat Proses Olahan Limbah Kertas Jadi Barang Seni
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Sardiman saat menjelaskan produk seni hasil limbah kertas pada pengunjung dalam Pasar Purba Festival Purbakala Yogyakarta 2019, Sabtu (15/6/2019) di Museum Senibudoyo. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak banyak yang dapat dilakukan dari limbah kertas.

Biasanya, kertas bekas hanya berakhir di tempat pembuangan sampah atau dibakar.

Namun di tangan Sardiman, limbah kertas bisa diolah menjadi barang seni kualitas mumpuni.

Sardiman masih sibuk menata bubur kertas yang telah diolah saat ditemui Tribunjogja.com di Ruang Utara ex Gedung KONI Museum Senibudoyo, Sabtu (15/6/2019).

Ia menjadi seorang peserta yang memamerkan berbagai karya seni dari bahan limbah kertas pada penyelenggaraan Festival Purbakala 2019.

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Sambil sesekali meladeni pengunjung, Sardiman telaten menata bubur kertas ke atas frame untuk dijadikan sebuah relief.

"Saya baru empat bulan ini ngerjakan relief lukisan. Ya coba-coba eksperimen baru," ucap laki paruh baya itu.

Sudah delapan tahun Sardiman menekuni produksi barang-barang seni dengan memanfaatkan limbah kertas.

Sanggar Topeng Koran menjadi nama yang disandang untuk produk-produk buatannya yang bermula sejak 2011 silam.

"Dulu awal-awal buat bahannya pakai kertas koran, tapi sekarang sudah susah cari, makanya beralih ke kertas. Pokoknya bahan apa saja yang larut dengan air bisa," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved