Buat SKTM di Gunungkidul Wajib Tandatangani Pernyataan Siap Dikutuk Jika Berbohong

SKTM di Gunungkidul. Apabila saya tidak memberikan pernyataan yang sebenarnya, saya akan mendapat kutukan dari Allah SWT

Buat SKTM di Gunungkidul Wajib Tandatangani Pernyataan Siap Dikutuk Jika Berbohong
(KOMPAS.com/MARKUS YUWONO )
Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Siwi Irianti saat ditemui di kantornya Jumat (14/6/2019) 

Buat SKTM di Gunungkidul Wajib Tandatangani Pernyataan Siap Dikutuk Jika Berbohong

.

.

Sutikno anak Narmi (55) warga, Dusun Ngadipiro, Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Gunungkidul, mengaku tak nyaman melihat susunan kalimat surat pernyataan yang
disodorkan kepadanya saat mengurus surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Pada surat pernyataan keterangan tidak mampu itu pemohon diminta menandatangi surat sekaligus pengakuan benar-benar miskin dan apabila tidak benar maka akan
mendapatkan 'kutukan'.

Permohonan SKTM itu sedianya akan digunakan Sutikno untuk mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS) orangtuanya Narni yang akan digunakan untuk berobat.

Pengakuan dari Narni, kejadian itu bermula saat dirinya mendapati KIS yang ia miliki tak bisa digunakan berobat karena diblokir oleh pusat.

Dia kemudian disarankan untuk membuat KIS baru kemudian menandatangi surat persetujuan.

"Asam lambung saya tiba-tiba naik, saat berobat ternyata KIS saya diblokir, padahal punya anak saya dan suami tidak. Saya kemudian mengurus KIS selama 4 bulan tidak
kunjung turun, lalu saya meminta tolong anak saat pulang kampung. Disitu anak saya disodori surat pernyataan dari pihak desa," ucapnya, saat ditemui Tribunjogja, Jumat
(13/6/2019).

Apa yang membuat keluarga Narni tak nyaman membaca surat pernyataan tidak mampu yang disodorkan?

Halaman
1234
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved