Soccer Style

Baru Pulih, Batata Cedera Lagi

Meski tim medis sempat optomis bahwa Batata bakal sembuh cepat, tetapi kenyataan bicara lain.

Baru Pulih, Batata Cedera Lagi
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Legiun asing PSS Sleman, Guilherme Felipe de Castro Batata saat tampil lawan Badak Lampung FC pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/4/2019) lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gelandang Brasil milik PSS Sleman, Guilherme Felipe de Casto 'Batata' baru saja pulih dari cedera dan sempat menjalani latihan bersama rekan-rekannya di Lapangan Bercak, Senin (9/6/2019) lalu.

Meski tim medis sempat optomis bahwa Batata bakal sembuh cepat, tetapi kenyataan bicara lain.

Nasib sial diterima Batata yang harus kembali menunda debutnya bersama Super Elang Jawa lantaran kembali berkutat dengan cedera.

"Dia sebenarnya kemarin sudah menjalani latihan bersama, Senin [9/6/2019] di Lapangan Bercak, Berbah. Namun, malah ada masalah lagi setelah latihan tersebut. Sementara kami istirahatkan lagi," kata dokter tim PSS Sleman, Hernawan Sukoco, Sabtu (15/6/2019).

Elite Pro Academy Liga 1 2019, PSS Sleman U-16 dan U-18 Targetkan Kemenangan di Kandang

Sekadar informasi, Batata sudah melewatkan tiga pertandingan awal karena cedera.

Kini, ia pun harus kembali harus menepi dan absen di dua pertandingan PSS, yakni menjamu Bhayangkara FC, Jumat (21/6/2019) dan melawan Persija Jakarta, Rabu (3/7/2019) mendatang.

"Lawan Bhayangkara FC enggak bisa main. Jelas enggak bisa dimainkan. Mungkin karena bekas cedera lama. Jadi kondisi ototnya yang kurang bagus. Kelenturannya juga sudah tidak baik," ujar Hernawan.

Terpisah, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro, mengaku tidak akan memaksakan Batata untuk tampil kontra kampiun Liga 1 2017 tersebut.

BCS Sampaikan 8 Tuntutan pada Manajemen PSS Sleman, Ini Isinya

Kemungkinan besar, duet Wahyu Sukarta dan Nerius Alom bakal kembali pilihan eks arsitek tim Laskar Mataram tersebut di sektor tengah.

Sementara itu, ia menilai persiapan timnya sebelum melawan Bhayangkara FC sudah kian matang.

Hanya saja, ia mengisyaratkan masih ada beberapa evaluasi terutatama soal penyelesaian akhir.

"Kami harus ciptakan peluang. Kalau sudah tercipta nanti penyelesaian akhirnya bagaimana. Bisa saja nanti kami main operan pendek maupun bola-bola langsung ke daerah pertahanan," ujar Seto.

Selain itu, chemistry antar lini pun mulai apik terbangun.

Disamping kedalaman skuat yang ia rasa sudah tak lagi timpang antara pemain inti dan pemain pengganti.

"Kami tinggal tingkatkan kesepahaman antarpemain dan kerja sama tim," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved