Bantul

Solusi Atasi Kekeringan, BPBD Bantul Bakal Pasang Tiga Alat Pemanen Air Hujan

Seperti diketahui, setiap memasuki musim kemarau sebagian wilayah di Kabupaten Bantul langganan terdampak kekeringan.

Solusi Atasi Kekeringan, BPBD Bantul Bakal Pasang Tiga Alat Pemanen Air Hujan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Dwi Daryanto, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul menunjukkan peta rawan terdampak kekeringan di Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - BPBD Kabupaten Bantul tahun ini berencana melakukan uji coba pemasangan tiga alat teknologi sederhana untuk memanen air hujan.

Alat tersebut diharapkan dapat menjadi solusi mengatasi kekeringan disaat musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan tiga alat teknologi berupa penampungan yang digunakan untuk memanen air hujan rencananya akan dipasang di Kecamatan Piyungan, Dlingo dan Imogiri.

Satu bak penampungan masing-masing berkapasitas 10 ribu liter.

Masuki Musim Kemarau, 7 Kecamatan di Bantul Berpotensi Alami Kekeringan

"Akan kita pasang di tiga lokasi. Terutama difasilitas umum. Masjid besar yang terkena dampak kekeringan saat musim kemarau sehingga kekurangan air bersih untuk beribadah. Kita prioritaskan disana," kata Dwi, Jumat (14/6/2019)

Sistem kerja bak penampungan untuk memanen air hujan, menurut Dwi sangat sederhana namun tepat guna.

Mengolah limpahan hujan menjadi air yang layak untuk dikonsumsi.

Nantinya, kata dia, air hujan yang jatuh melalui atap rumah akan disalurkan menuju bak penampungan.

Namun sebelum masuk ke dalam bak penampungan air terlebih dahulu melalui proses filterisasi.

"Sehingga air masuk kedalam bak penampungan sudah dalam keadaan bersih. Sudah bisa dimanfaatkan," kata dia.

Syawalan di Bantul, Sultan Sebut Idulfitri Momentum untuk Islah

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved