Kisah Perjuangan Nisda, Bocah Piatu Rawat Ayahnya yang Stroke 7 Tahun Terakhir

Bocah kelas 2 SD itu harus merawat sang ayah yang sudah tujuh tahun ini menderita stroke seorang diri, sedangkan ibunya meninggal dunia setahun lalu.

Kisah Perjuangan Nisda, Bocah Piatu Rawat Ayahnya yang Stroke 7 Tahun Terakhir
SURYA.co.id/HANIF MANSHURI
Kondisi Miris Nisda (8), 7 Tahun Rawat Ayah Derita Stroke & Ibu Meninggal, Tak Tersentuh Pemerintah 

TRIBUNJOGJA.com, LAMONGAN - Kehidupan bocah yang masih berusia 8 tahun di Lamongan bernama Nisda jauh dari keberuntungan.

Bocah kelas 2 SD itu harus merawat sang ayah yang sudah tujuh tahun ini menderita stroke seorang diri, sedangkan ibunya meninggal dunia setahun lalu.

Ayahnya yang tidak bisa bekerja lagi membuatnya berharap belas kasihan para tetangga untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Bapaknya yang sudah menderita stroke sejak lama itu bernama tarmuji (48). 

Nisda dan Tarmuji tinggal di kompleks Perumahan Graha Indah Lamongan, Blok MM nomor 5 Desa Tambakboyo Kecamatan Tikung Lamongan.

Listrik yang ada di rumahnya sudah diputus oleh petugas PLN sejak 10 bulan lalu sebab, mereka tak kuat lagi membayar tagihan.

Tiap hari pemandangan anak dan bapak itu menghiasi teras rumahnya, termasuk saat tidur di malam hari.

Anak dan bapak ini hidup dalam kegelapan.

Tarmuji praktis sudah tidak bekerja apapun karena mengalami sakit stroke pada kedua kakinya.

Sebelumnya ia masih dibantu istrinya untuk kebutuhan hidup keluarga.

Halaman
1234
Editor: mon
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved