Pendidikan

Zonasi PPDB Dianggap Belum Penuhi Harapan Warga Kota Yogyakarta Ini

Khusus PPDB di DIY, penentuan wilayah desa atau kelurahan yang masuk dalam zona 1 dianggap belum sepenuhnya memenuhi harapan.

Zonasi PPDB Dianggap Belum Penuhi Harapan Warga Kota Yogyakarta Ini
istimewa
ilustrasi PPDB 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYAKARTA - Sistem zonasi sebagai acuan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun ini masih menuai sejumlah kritikan dari masyarakat.

Khusus PPDB di DIY, penentuan wilayah desa atau kelurahan yang masuk dalam zona 1 dianggap belum sepenuhnya memenuhi harapan.

Agung Prabowo, seorang warga Purwokinanti, Pakualaman, Yogyakarta misalnya, mengeluhkan perihal tidak masuknya wilayah Purwokinanti dalam zona 1 untuk PPDB di SMA N 3 Yogyakarta.

Padahal dari hitungan jarak, antara Purwokinanti dengan SMA 3 Yogyakarta hanya berjarak sekitar 1,3 kilometer.

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

"Malah kelurahan lain yang jaraknya lebih jauh dari Purwokinanti justru masuk zona 1 di SMA N 3 Yogyakarta. Kalau seperti ini sistem zonasi jadi terkesan seperti tidak terukur dan melompat-lompat. Zona jarak udara menjadi sistem zonasi yang lebih baik dan adil bagi semuanya," kata Agung pada Tribunjogja.com.

Upaya Dikpora mengubah Juknis PPDB SMA-SMK di DIY yang sebelumnya satu kelurahan satu sekolah di zona 1 kini memiliki opsi tiga sekolah diapresiasi Agung.

Seperti Purwokinanti, yang sebelumnya hanya masuk zona 1 SMA N 10 Yogyakarta kini juga masuk zona 1 di SMA N 8 Yogyakarta dan SMA N 9 Yogyakarta.

Meski demikian, ia menilai penerapan sistem zonasi tersebut menjadi tidak maksimal karena wilayahnya yang sebenarnya lebih dekat dengan SMA N 3 Yogyakarta justru tidak masuk zonasi.

Kesempatan anak-anak di wilayah tersebut mendaftar di sekolah yang menurutnya favorit itupun menjadi pupus.

Ratusan Siswa di Kota Magelang Berbondong-bondong Ikuti Uji Coba PPDB

Agung pun mengaku tidak mempermasalahkan ketika wilayah tempat ia tinggal tidak masuk zona 1 di SMA N 3 Yogyakarta karena jaraknya yang terlalu jauh.

Halaman
12
Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved